1.089 Calon Pramuka Garuda Ciamis Ikuti Pembekalan, Tingkatkan Kompetensi dan Kecakapan

Berita, Daerah82 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Sebanyak 1.089 calon Pramuka Garuda di Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas, kualifikasi, dan kompetensi kepramukaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan peserta agar mampu memenuhi kriteria Pramuka Garuda sebagai predikat tertinggi bagi anggota muda Gerakan Pramuka.

Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ciamis, Chandra, mengatakan pembekalan tahun ini memiliki pendekatan berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika tahun lalu peserta lebih banyak menampilkan hasil proses untuk dinilai dan dipresentasikan, kali ini panitia memperkuat kemampuan peserta melalui pembekalan terlebih dahulu.

Menurut Chandra, materi pembekalan mencakup bidang kecakapan, pemahaman Syarat Kecakapan Umum (SKU), dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Dengan materi tersebut, peserta diharapkan memiliki pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kecakapan yang memadai sebelum memperoleh predikat Pramuka Garuda.

Pembekalan Dibagi Menjadi Tiga Gelombang

Panitia membagi kegiatan pembekalan menjadi tiga gelombang selama tiga hari. Pembagian tersebut menyesuaikan golongan peserta, yakni Siaga, Penggalang, dan Penegak.

Chandra menjelaskan, peserta golongan Penggalang yang umumnya berusia setingkat SMP mengikuti pembekalan pada gelombang awal. Sementara itu, peserta golongan Siaga dan Penegak dijadwalkan mengikuti pembekalan pada Sabtu.

Selain menerima materi, peserta juga dipersiapkan untuk menunjukkan kemampuan sesuai golongan dan kecakapan masing-masing. Salah satunya melalui karya yang mencerminkan keterampilan serta penguasaan materi kepramukaan.

Panitia juga akan menguji kemampuan peserta melalui tes tertulis setelah pembekalan. Penilaian mencakup penguasaan teknologi informasi, kemampuan mempresentasikan karya, serta pemahaman terhadap potensi dan kearifan lokal.

Peserta Diuji dalam Keterampilan dan Kepedulian Lingkungan

Menurut Chandra, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian dalam pembekalan. Peserta diharapkan memahami kegiatan penghijauan dan mampu menerapkan keterampilan sesuai bidang kecakapan khusus yang mereka pelajari.

Ia mencontohkan kegiatan kepramukaan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, termasuk program penghijauan dan keterampilan berkebun.

Melalui pembekalan dan pengujian tersebut, panitia ingin memastikan calon Pramuka Garuda tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Keterampilan, kemandirian, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari bekal yang diharapkan melekat pada anggota Pramuka.

Ribuan Calon Pramuka Garuda dari Tiga Golongan

Chandra menyebut peserta yang telah terverifikasi dan dijadwalkan mengikuti pembekalan berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan rincian yang disampaikan, peserta terdiri atas tiga golongan:

  • Siaga: 117 peserta.
  • Penggalang: 813 peserta.
  • Penegak: 159 peserta.

Jumlah dari rincian tersebut mencapai 1.089 peserta. Angka ini menjadi dasar pelaksanaan pembekalan yang dibagi ke dalam tiga gelombang.

Chandra mengatakan dirinya mewakili Ketua Kwarcab Ciamis untuk membuka kegiatan secara resmi karena ketua berhalangan hadir.

Pramuka Garuda Diharapkan Menjadi Teladan

Chandra berharap seluruh peserta mengikuti pembekalan dengan serius dan mampu menunjukkan kualitas sebagai anggota Pramuka Garuda.

Menurutnya, predikat Pramuka Garuda merupakan pencapaian tertinggi bagi anggota muda dalam Gerakan Pramuka. Karena itu, peserta perlu membuktikan kemampuan melalui pengetahuan, keterampilan, kecakapan, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kepramukaan.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengejar predikat, tetapi juga mampu menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Ciamis berupaya memperkuat kualitas calon Pramuka Garuda agar mereka memiliki bekal yang cukup untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

uzi

Komentar