CIAMIS, GALUH.INFO — Komunitas BCL 6 Pengemudi Ambulans Basecamp Lantai 6 menggelar Silaturahmi Akbar ke-3 di Bumi Galuh Satria, Rumah Sakit RSOP Ciamis, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para pengemudi ambulans dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun jaringan komunikasi ketika menghadapi kondisi darurat di jalan.
Sekitar 161 anggota tergabung dalam komunitas tersebut. Mereka berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Ciamis, Pangandaran, hingga wilayah Jawa Tengah seperti Wonosobo, Purbalingga, Brebes dan Purwokerto.
Ketua BCL 6, Sudiro, mengatakan kegiatan silaturahmi tersebut memiliki tujuan utama memperkuat hubungan antaranggota. Menurutnya, pekerjaan sebagai pengemudi ambulans membutuhkan komunikasi dan solidaritas yang kuat karena mereka sering menghadapi situasi mendesak ketika membawa pasien.
“Intinya untuk silaturahmi dan mempererat. Kadang kita ada trouble mobil atau kendala apa, pasien harus secepatnya dibawa ke rumah sakit. Nah, kita yang terdekat harus siap membantu,” ujar Sudiro.
Pengemudi Ambulans Harus Saling Membantu
Sudiro menjelaskan jaringan antaranggota sangat penting ketika salah satu pengemudi menghadapi kendala kendaraan di perjalanan.
Kondisi tersebut dapat menjadi persoalan serius karena ambulans membawa pasien yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat. Karena itu, anggota BCL 6 berupaya membangun komunikasi agar pengemudi terdekat dapat memberikan bantuan ketika terjadi kendala.
Semangat tersebut tidak hanya berlaku bagi anggota yang berada di satu daerah. Komunitas juga mempererat hubungan antara pengemudi ambulans Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Ketua BCL 6 Ciamis, Den Bonar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi lintas wilayah.
Menurutnya, hubungan yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada pertemuan komunitas. Para pengemudi juga dapat saling membantu ketika menghadapi persoalan di jalan.
“Kita ingin mempererat silaturahmi antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, sehingga ketika ada trouble di jalan, kita bisa saling membantu,” ujar Den Bonar.
Pertemuan Digelar Sabtu Malam karena Anggota Tetap Bertugas
Kegiatan Silaturahmi Akbar ke-3 berlangsung pada Sabtu malam. Pemilihan waktu tersebut menyesuaikan aktivitas para pengemudi ambulans yang tetap harus menjalankan tugas pelayanan.
Sudiro menjelaskan sebagian anggota masih harus melayani kebutuhan pasien pada siang hingga sore hari. Setelah tugas selesai, mereka baru dapat mengikuti kegiatan komunitas.
“Kita ambilnya Sabtu malam Minggu. Kalau Sabtu ada layanan, otomatis kita suruh layani dulu. Nanti setelah pulang baru kita acara. Besoknya kebetulan banyak yang tidak ada kegiatan,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan komunitas tetap berjalan tanpa mengganggu tugas utama para pengemudi ambulans dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
BCL 6 Berencana Kembangkan Kegiatan Sosial
Selain memperkuat silaturahmi, BCL 6 juga memiliki rencana mengembangkan kegiatan sosial di masa mendatang.
Sudiro mengatakan komunitas ingin menyelenggarakan kegiatan seperti sunatan massal dan santunan apabila memiliki dukungan dana yang cukup.
Untuk tahap awal, komunitas akan menjalankan kegiatan secara sederhana. Dana kegiatan diharapkan dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk hasil penjualan atribut komunitas seperti kaus.
“Ke depannya kita pengin lebih maju. Kalau ada dana lebih dari kegiatan seperti ini, mungkin bisa ada sunat massal, santunan. Kita kecil-kecilan dulu. Nanti kalau sudah berkembang dan ada dana, dari sisa penjualan kaos atau kegiatan lainnya,” katanya.
Rencana tersebut menjadi bagian dari semangat komunitas untuk tidak hanya membangun solidaritas di antara pengemudi ambulans, tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat.
Bangun Solidaritas untuk Keselamatan Pasien
Keberadaan komunitas pengemudi ambulans lintas daerah dinilai memiliki peran penting dalam membangun jaringan bantuan di lapangan.
Ketika ambulans mengalami kendala kendaraan atau membutuhkan bantuan selama perjalanan, komunikasi dengan pengemudi terdekat dapat membantu mempercepat penanganan.
Melalui Silaturahmi Akbar ke-3 ini, BCL 6 berharap hubungan antaranggota semakin kuat. Solidaritas antara Jawa Barat dan Jawa Tengah juga diharapkan terus terjaga sehingga para pengemudi dapat saling membantu saat menjalankan tugas.
Dengan sekitar 161 anggota yang tersebar di berbagai daerah, BCL 6 ingin menjadikan komunitas bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga jaringan persaudaraan dan kepedulian yang siap bergerak ketika sesama pengemudi membutuhkan bantuan.
fauzi








Komentar