Bapperida Ciamis Luncurkan KMS CERDAS, Perkuat Pengelolaan Pengetahuan dan Kebijakan Berbasis Data

Bapperida Resmi Hadirkan Platform KMS CERDAS untuk Mendorong Transformasi Organisasi

Berita36 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis resmi meluncurkan Knowledge Management System (KMS) CERDAS atau Center of Education, Research, Data, Analytics and Sharing sebagai upaya memperkuat tata kelola pengetahuan, meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), serta mendukung penyusunan kebijakan yang berbasis data dan bukti.

Bapperida meluncurkan platform tersebut dalam kegiatan Launching, Sosialisasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) KMS CERDAS yang berlangsung di Aula Adipati Angganaya, Kantor Bapperida Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026).

Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, SH., MM, membuka kegiatan secara simbolis. Sejumlah pejabat turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), serta seluruh ASN di lingkungan Bapperida.

Aksi Perubahan Lahirkan Inovasi KMS CERDAS

Sekretaris Bapperida Kabupaten Ciamis, Tigin Ary Ginanjar, S.STP., M.M., mengembangkan KMS CERDAS melalui gagasan inovasi yang ia susun. Ia merancang platform tersebut sebagai bagian dari Aksi Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang sedang ia ikuti.

Melalui KMS CERDAS, Tigin menghadirkan pusat pengelolaan pengetahuan yang mengintegrasikan data, informasi, hasil kajian, dan pengalaman kerja ke dalam satu sistem sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat mengaksesnya dengan mudah.

Bapperida juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga media, untuk mendukung implementasi inovasi tersebut.

Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu memperkuat pengembangan sistem sekaligus memperluas pemanfaatan data dan informasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

KMS CERDAS Bangun Budaya Berbagi Pengetahuan

Dalam sambutannya, David Firdha menjelaskan bahwa KMS CERDAS tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen. Platform tersebut juga menjadi pusat pembelajaran organisasi yang mengintegrasikan lima unsur utama, yaitu Education, Research, Data, Analytics, dan Sharing.

Menurut David, kelima unsur tersebut membentuk siklus manajemen pengetahuan yang utuh. Organisasi dapat membangun kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan, menghasilkan inovasi melalui riset, menyediakan data yang terstruktur, mengolah data menjadi informasi strategis melalui analisis, kemudian membagikan pengetahuan kepada seluruh pegawai.

“Kehadiran KMS-CERDAS diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan khususnya bagi Bapperida dan umumnya bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan dokumen, melainkan menjadi pusat pembelajaran organisasi yang memungkinkan pengetahuan, pengalaman, data, hasil kajian, dan praktik baik terdokumentasi secara sistematis,” ujar David Firdha.

Kurangi Risiko Hilangnya Pengetahuan Organisasi

David menegaskan bahwa KMS CERDAS akan membantu organisasi menjaga keberlanjutan pengetahuan kelembagaan. Selama ini, banyak pengetahuan penting hanya dikuasai individu tertentu sehingga berpotensi hilang ketika pegawai mengalami mutasi, rotasi, atau memasuki masa purnatugas.

Melalui platform ini, setiap pegawai dapat mendokumentasikan pengalaman, hasil kajian, inovasi, serta praktik terbaik yang dimiliki. Langkah tersebut akan mempercepat proses pencarian data dan dokumen sekaligus memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy).

Selain itu, David mengajak seluruh unit kerja di lingkungan Bapperida untuk memanfaatkan platform tersebut secara aktif. Ia berharap setiap ASN dapat berperan sebagai penyedia sekaligus pengguna pengetahuan sehingga budaya berbagi informasi (knowledge sharing culture) tumbuh secara berkelanjutan.

Dukung Kajian Investasi dan Perdagangan Daerah

Bapperida juga menghubungkan pengembangan KMS CERDAS dengan tema Pelatihan Kepemimpinan Administrator, yaitu Investasi dan Perdagangan Global.

Sebagai bentuk implementasi tema tersebut, platform CERDAS menyediakan Forum Kajian Tematik yang memungkinkan perangkat daerah berkomunikasi, berkolaborasi, serta berbagi data dan informasi dalam menyusun berbagai kajian strategis.

Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan investasi, penguatan sektor perdagangan, serta percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Ciamis.

Sosialisasi dan Bimtek Bekali ASN Memanfaatkan Platform

Panitia mengawali kegiatan dengan laporan penyelenggara dari Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah. Selanjutnya, Kepala Bapperida memberikan sambutan sekaligus meluncurkan KMS CERDAS secara resmi.

Sekretaris Bapperida, Tigin Ary Ginanjar, kemudian memaparkan konsep, tujuan, dan mekanisme penggunaan platform kepada seluruh peserta. Setelah itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Dadang Darmawan, M.Si, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan inovasi tersebut sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan berbasis kolaborasi.

Panitia melanjutkan kegiatan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dipandu oleh tim teknis. Seluruh ASN di lingkungan Bapperida mengikuti pelatihan tersebut agar mampu mengoperasikan serta memanfaatkan seluruh fitur KMS CERDAS secara optimal.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Pengetahuan

Melalui peluncuran KMS CERDAS, Bapperida Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pengelolaan pengetahuan yang terintegrasi.

Platform ini diharapkan menjadi model pengembangan knowledge management di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Dengan sistem tersebut, setiap perangkat daerah dapat mempercepat pertukaran informasi, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis data.

Bapperida optimistis KMS CERDAS akan menjadi fondasi penting dalam membangun budaya organisasi yang terus belajar, berbagi pengetahuan, dan mampu merespons tantangan pembangunan daerah secara lebih efektif di masa depan.

fauzi

Komentar