BNPB, BPBD dan Komisi VIII DPR RI Perkuat Relawan Bencana di Ciamis Lewat Pelatihan KEMBARA

Pelatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana

Berita, Daerah57 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis dan Komisi VIII DPR RI menggelar Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana dalam rangka Kemah Bhakti Nusantara (KEMBARA) di Kabupaten Ciamis, Jumat (31/7/2026).

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan relawan agar mampu merespons berbagai potensi bencana secara cepat, tepat, dan profesional. Kegiatan ini juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta cuaca ekstrem.

Selain menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan melalui pembinaan relawan secara berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Lembaga Perkuat Sistem Penanggulangan Bencana

BNPB, Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan Komisi VIII DPR RI membangun kolaborasi untuk menciptakan relawan yang memiliki keterampilan, disiplin, dan kesiapan tinggi saat menghadapi situasi darurat.

Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen BNPB dalam memperkuat jaringan relawan kebencanaan di berbagai daerah.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen BNPB untuk memperkuat jejaring kerelawanan di daerah. Relawan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam penanganan darurat sehingga peningkatan kapasitas harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan bahwa kecepatan distribusi logistik dan pemanfaatan peralatan sangat menentukan keberhasilan penanganan bencana. Oleh karena itu, peserta mengikuti praktik pendirian tenda pengungsian agar mampu menyediakan tempat perlindungan sementara secara cepat ketika bencana terjadi.

Relawan Perkuat Keterampilan dan Kepemimpinan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa Pelatihan KEMBARA tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis relawan.

Peserta juga memperoleh materi tentang kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi lapangan, dan semangat gotong royong sebagai bekal saat menjalankan tugas kemanusiaan.

“Melalui Pelatihan KEMBARA ini, kami berharap relawan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara cepat dan responsif ketika terjadi situasi darurat,” katanya.

Ani berharap pembinaan tersebut melahirkan relawan yang tangguh sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan bencana di Kabupaten Ciamis.

Komisi VIII DPR RI Dorong Kesiapsiagaan Hingga Desa

Anggota Komisi VIII DPR RI, Surahman Hidayat, mengapresiasi semangat para peserta selama mengikuti pelatihan.

Ia menilai kesiapsiagaan bencana harus tumbuh dari tingkat desa melalui kolaborasi pemerintah, relawan, dan masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu memadukan pendekatan spiritual, intelektual, serta teknologi agar mampu menghadapi ancaman bencana secara lebih baik.

“Kesiapsiagaan harus kita bangun hingga tingkat desa dengan mengintegrasikan pendekatan spiritual, intelektual, dan teknologi agar masyarakat semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana,” ujarnya.

BNPB Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Relawan

BNPB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas relawan melalui pelatihan teknis, pendampingan, serta penguatan pengelolaan logistik dan peralatan kebencanaan.

Lembaga tersebut juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat agar sistem penanggulangan bencana semakin cepat, tepat, dan efektif.

Melalui Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana KEMBARA, BNPB dan BPBD Kabupaten Ciamis berharap lahir relawan yang profesional, tangguh, dan siap siaga menghadapi berbagai ancaman bencana. Kehadiran relawan yang kompeten diharapkan mampu memperkuat sistem penanggulangan bencana di Kabupaten Ciamis sekaligus mendukung respons kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia.

fauzi

Komentar