Budi Setiyono Bernostalgia di Jayagiri, Tekankan Peran Kampung KB untuk Kesejahteraan

Berita, Daerah52 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Budi Setiyono, mengunjungi Desa Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Sabtu (10/10/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan bagi Budi untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Ia juga mengenang kunjungannya ke Jayagiri pada 1994, ketika pernah datang dan menginap di rumah kepala desa setempat.

Di hadapan warga dan para kader, Budi menegaskan bahwa pemerintah perlu mendengar pengalaman masyarakat untuk merumuskan langkah yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Kami datang ke Jayagiri ini ingin mendengarkan dan ingin belajar kepada Bapak, Ibu semua, tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat bisa mencapai kesejahteraan,” ujar Budi.

Kampung KB Jadi Bagian Pembangunan Keluarga

Budi menjelaskan, pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, program tersebut perlu berjalan secara menyeluruh, berkesinambungan, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan dalam menjalani setiap tahapan kehidupan. Perencanaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keluarga dan mempersiapkan kebutuhan masyarakat pada berbagai fase kehidupan.

“Intinya, kita sebagai individu, sebagai warga desa, harus memiliki rencana. Hidup manusia memiliki tahapan-tahapan, dan tugas BKKBN adalah memastikan setiap tahapan tersebut berjalan dengan baik,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Budi berharap pemerintah dapat memahami kebutuhan warga sekaligus memperkuat pelaksanaan program pembangunan keluarga di tingkat desa.

Libatkan Pemerintah dan Kader Desa

Kunjungan kerja di Desa Jayagiri turut dihadiri Kepala Dinas P2KB3A Kabupaten Ciamis, jajaran UPTD P5A, Camat Panumbangan, para kepala desa, tokoh masyarakat, Ketua Baznas Ciamis, para kader, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembahasan pembangunan keluarga serta peningkatan kesejahteraan warga.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi warga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan keluarga di tingkat desa.

Dengan menempatkan masyarakat sebagai sumber masukan, pengelolaan Kampung KB diharapkan dapat mendukung pembangunan keluarga yang lebih terarah dan berkelanjutan.

uzi

Komentar