Dari Kerajaan Galuh ke Kabupaten Ciamis, Menelusuri Jejak Sejarah hingga 2026

Berita, Daerah405 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Kabupaten Ciamis memiliki perjalanan sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari nama Galuh. Jauh sebelum Ciamis dikenal sebagai sebuah kabupaten seperti sekarang, wilayah ini telah menjadi bagian penting dari sejarah politik dan kebudayaan Tatar Sunda.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat bahwa nama Galuh telah muncul sebagai nama kerajaan sejak awal abad ke-7. Dalam perkembangan berikutnya, Galuh juga menjadi nama kabupaten pada awal abad ke-17 sebelum akhirnya berubah menjadi Kabupaten Ciamis.

Perjalanan panjang tersebut membuat sejarah Ciamis tidak cukup dibaca hanya dari satu tanggal. Ada sejumlah periode penting yang membentuk identitas daerah, mulai dari masa Kerajaan Galuh, pemerintahan Kabupaten Galuh, perubahan nama menjadi Ciamis, hingga pembentukan Kabupaten Ciamis dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Galuh Menjadi Akar Sejarah Ciamis

Sejarah Galuh menjadi bagian penting dalam perjalanan Ciamis. Pemerintah daerah mencatat bahwa pusat pemerintahan Galuh pernah mengalami perpindahan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Dalam kajian sejarah yang menjadi dasar penetapan Hari Jadi Kabupaten Ciamis, salah satu peristiwa penting terjadi pada 12 Juni 1642. Pada tanggal tersebut, pusat pemerintahan Kabupaten Galuh berpindah dari Garatengah ke Barunay atau Imbanagara sekarang.

Peristiwa itu kemudian memiliki arti penting karena membentuk perkembangan pemerintahan Galuh dengan wilayah dan pusat pemerintahan yang lebih jelas.

12 Juni 1642 Menjadi Hari Jadi Ciamis

Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak memilih tahun berdirinya Kerajaan Galuh sebagai Hari Jadi Kabupaten Ciamis. Panitia sejarah Galuh bersama tim ahli sejarah melakukan kajian sebelum menetapkan tanggal yang dianggap paling sesuai dengan perkembangan Kabupaten Ciamis.

Hasil kajian tersebut menetapkan 12 Juni 1642 sebagai Hari Jadi Kabupaten Ciamis. DPRD Kabupaten Ciamis kemudian mengukuhkannya melalui keputusan dalam sidang paripurna khusus pada 17 Mei 1972.

Dengan dasar tersebut, masyarakat Ciamis setiap tahun memperingati hari jadi pada 12 Juni.

Nama Galuh Berubah Menjadi Ciamis

Perjalanan sejarah kemudian memasuki babak baru ketika nama Kabupaten Galuh berubah menjadi Kabupaten Ciamis.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat perubahan nama tersebut dilakukan pada masa pemerintahan R.T. Aria Sastrawinata. Sumber resmi daerah menyebut ia menjabat sebagai bupati pada periode 1914-1935 dan perubahan nama Galuh menjadi Ciamis berlangsung pada masa pemerintahannya.

Alasan perubahan nama tersebut belum sepenuhnya terungkap dalam catatan sejarah daerah. Namun, perubahan itu menjadi fakta penting dalam perjalanan administratif Ciamis.

Ciamis Memasuki Era Republik

Setelah Indonesia merdeka, Ciamis memasuki sistem pemerintahan Republik Indonesia. Kabupaten Ciamis kemudian menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pemerintahan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Barat.

Status tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan Ciamis sebagai kabupaten dalam struktur pemerintahan Indonesia modern.

Perjalanan Ciamis tidak berhenti pada pembentukan kabupaten. Wilayah Ciamis juga mengalami perubahan administratif dalam perkembangan berikutnya. Kota Banjar kemudian berdiri sebagai daerah otonom melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2002, sedangkan Kabupaten Pangandaran terbentuk melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2012.

384 Tahun Perjalanan Sejarah

Pada 2026, Ciamis memasuki peringatan Hari Jadi ke-384 berdasarkan penetapan 12 Juni 1642 sebagai Hari Jadi Kabupaten Ciamis.

Perjalanan selama ratusan tahun tersebut menunjukkan bahwa Ciamis memiliki lapisan sejarah yang panjang. Kerajaan Galuh, Kabupaten Galuh, perubahan nama menjadi Ciamis, serta pembentukan kabupaten dalam negara Indonesia menjadi bagian dari rangkaian sejarah yang membentuk identitas daerah.

Karena itu, mengenal sejarah Ciamis bukan sekadar menghafal tanggal. Masyarakat juga perlu memahami perubahan pemerintahan, wilayah, budaya, dan masyarakat yang membentuk Tatar Galuh hingga menjadi Kabupaten Ciamis seperti sekarang.

fauzi

Komentar