Hadapi Musim Hujan, BPBD Kota Tasikmalaya Siagakan 60 Personel dan 69 Relawan

Berita, Daerah14 Dilihat

TASIKMALAYA, GALUH.INFO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim hujan. Sebanyak 60 personel gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana (PB) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), serta 69 relawan, disiapkan untuk merespons berbagai kemungkinan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan berbagai sarana operasional guna mengantisipasi dampak peningkatan intensitas hujan.

Khusus Satgas BPBD, petugas dibagi menjadi tiga regu. Selain itu, BPBD mendapat tambahan kekuatan satu peleton yang beranggotakan 15 orang.

Kesiapsiagaan juga melibatkan 69 relawan PB yang ditempatkan di setiap kelurahan untuk membantu penanganan kejadian bencana di wilayah masing-masing.

”Personel disiagakan 24 jam dalam tujuh hari. Ada yang jaga. Sementara personel yang lain juga ready dan on call,” kata Budi, Selasa (3/11/2026).

Armada dan Peralatan Disiapkan

Untuk mendukung operasi penanggulangan bencana, BPBD Kota Tasikmalaya menyiapkan sejumlah kendaraan dan peralatan pendukung. Sarana tersebut meliputi kendaraan roda empat, sepeda motor trail, serta mobil tangki air.

BPBD juga menyiapkan tiga sepeda motor trail untuk menjangkau lokasi bencana yang memiliki akses jalan terbatas. Sementara itu, kebutuhan suplai air didukung dua unit kendaraan tangki air atau water supply.

Dalam penanganan pohon tumbang, BPBD menyediakan 14 unit gergaji mesin. Peralatan tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan material pohon yang menghalangi jalan maupun akses masyarakat.

Selain peralatan milik BPBD, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Menurut Budi, terdapat satu unit loader yang siap digunakan apabila penanganan bencana membutuhkan alat berat.

Libatkan Dukungan Lintas Instansi

Kesiapsiagaan menghadapi musim hujan juga melibatkan sejumlah instansi terkait. Dinas Perhubungan, misalnya, memiliki kendaraan crane dan dua unit kendaraan yang dapat membantu pekerjaan pemangkasan pohon.

”Salah satunya bisa bergerak secara mobile. Selain itu, ada fasilitas sky lift milik Balai Jalan Provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk pemeliharaan maupun pemangkasan pohon berisiko,” ucapnya.

Selain dukungan kendaraan, BPBD Kota Tasikmalaya memiliki dua unit perahu karet yang masih dapat difungsikan untuk membantu penanganan bencana. Namun, kedua perahu tersebut membutuhkan perbaikan agar dapat digunakan secara optimal.

Penguatan personel, armada, dan peralatan ini menjadi bagian dari langkah antisipasi BPBD Kota Tasikmalaya menghadapi berbagai potensi bencana selama musim penghujan.

Melalui kesiapan tersebut, BPBD berharap respons terhadap kejadian bencana dapat berlangsung lebih cepat, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi memicu gangguan di wilayah permukiman maupun akses transportasi masyarakat.

Komentar