Hujan Deras Picu Longsor di Campakasari Tasikmalaya, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Berita, Daerah11 Dilihat

TASIKMALAYA, GALUH.INFO — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan tebing setinggi sekitar 10 meter longsor dan menutup akses jalan kabupaten. Material tanah menutupi badan jalan sepanjang 12 meter dengan ketebalan mencapai 1,5 meter.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Cihurip, Kampung Pasir Jawa, Desa Campakasari, Kecamatan Bojonggambir. Longsor yang terjadi pada awal musim penghujan ini menyebabkan arus lalu lintas terhenti karena kendaraan tidak dapat melintasi jalan tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pengguna jalan terpaksa mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Petugas Gabungan Lakukan Evakuasi

Camat Bojonggambir, Gungun Gunawan, mengatakan longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari.

Menurutnya, material longsor menutup akses jalan dan menghambat aktivitas masyarakat. Petugas gabungan bersama warga kemudian melakukan penanganan secara gotong royong.

“Material longsor menutup akses jalan di Kampung Pasir Jawa, Desa Campakasari terjadi sejak siang. Tim gabungan langsung melakukan gotong royong menggunakan alat manual berupa cangkul. Setelah itu, tim mendapat bantuan ekskavator dari Dinas PUPR untuk mengevakuasi tanah yang cukup tebal,” kata Gungun, Minggu (1/11/2026).

Proses evakuasi melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Penanganan awal dilakukan menggunakan peralatan manual sebelum bantuan alat berat berupa ekskavator tiba di lokasi.

Gungun menjelaskan, proses pembersihan material tidak dapat berlangsung cepat karena ketebalan tanah yang menutup jalan cukup besar.

Akibatnya, seluruh kendaraan belum dapat melewati jalur tersebut dan harus menggunakan jalan alternatif hingga proses evakuasi selesai.

BPBD Ingatkan Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir, pergerakan tanah, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Ia secara khusus mengimbau para pengendara agar berhati-hati ketika melintasi jalan yang berada di sekitar tebing dengan kondisi tanah labil.

“Kami meminta agar pengendara harus selalu waspada mengingat di jalan masih banyak tebing dengan kontur tanah labil hingga mudah longsor,” tandasnya.

BPBD mengingatkan kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Pengendara juga diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan menghindari area yang berpotensi mengalami longsor.

Peristiwa di Kampung Pasir Jawa tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana pada musim penghujan, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi geografis berupa lereng dan tebing rawan longsor.


uzi

Komentar