Jalan Penghubung Dusun Pohat–Tameng Rusak, Warga Harapkan Perhatian Pemerintah Desa

Berita, Daerah50 Dilihat

TAMBAKSARI, GALUH.INFO — Kondisi jalan lingkungan yang menghubungkan Dusun Pohat, RT 02/RW 07, Desa Karangpaningal, dengan Dusun Tameng, Desa Bangunharja, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, kian memprihatinkan. Warga berharap pemerintah desa terkait segera memberikan perhatian nyata terhadap akses penghubung yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat di kedua wilayah tersebut.

Jalur yang berada tepat di perbatasan Desa Karangpaningal dan Desa Bangunharja itu mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.

Warga yang melintas harus lebih berhati-hati, baik saat berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor dan kendaraan lainnya. Kerusakan yang belum tertangani secara menyeluruh dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Di tengah kondisi itu, warga berharap pemerintah desa tidak mengabaikan kebutuhan infrastruktur di wilayah perbatasan. Mereka menilai jalan penghubung antardusun dan antardesa memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.

Warga Andalkan Swadaya untuk Menjaga Jalan Tetap Bisa Dilalui

Selama ini, upaya pemeliharaan dan perbaikan sementara jalan tersebut masih mengandalkan swadaya masyarakat. Warga berusaha menambal serta merapikan bagian jalan yang mengalami kerusakan paling parah agar akses tetap bisa digunakan.

Upaya tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas yang mereka gunakan setiap hari. Namun, keterbatasan kemampuan warga membuat perbaikan secara mandiri belum mampu mengembalikan kondisi jalan menjadi layak dan aman secara menyeluruh.

Kerusakan jalan yang membutuhkan penanganan lebih serius memerlukan perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. Karena itu, warga berharap upaya swadaya tidak menjadi satu-satunya solusi dalam menghadapi persoalan infrastruktur tersebut.

Masyarakat juga menginginkan adanya peninjauan langsung ke lokasi untuk mengetahui kondisi terkini serta menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan.

Usulan Perbaikan Disebut Belum Membuahkan Hasil

Keresahan warga semakin meningkat karena mereka mengaku telah berulang kali menyampaikan usulan dan pengajuan perbaikan kepada pihak berwenang. Namun, hingga kini, menurut warga, kondisi jalan masih belum mendapatkan penanganan yang mereka harapkan.

Situasi tersebut menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Warga merasa akses yang mereka gunakan bersama belum memperoleh perhatian memadai, meskipun kerusakannya berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari.

Kondisi jalan itu bahkan menjadi bahan sorotan warga dari dusun tetangga. Masyarakat berharap keadaan tersebut tidak terus berlarut-larut hingga menimbulkan kesan bahwa wilayah mereka luput dari perhatian pemerintah.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa masyarakat tidak menuntut pembangunan yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan akses jalan yang layak dan aman untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Yang kami harapkan sederhana, sekadar jalan yang layak dan aman untuk kami lewati setiap hari. Jika jalur ini masih diakui sebagai bagian dari wilayah yang harus diperhatikan, mohonlah dipelihara dan diurus bersama kami, bukan dibiarkan terabaikan begini,” ungkap salah satu warga mewakili suara masyarakat setempat.

Pemerintah Desa Karangpaningal dan Bangunharja Diharapkan Turun Langsung

Warga berharap Pemerintah Desa Karangpaningal dan Pemerintah Desa Bangunharja segera meninjau kondisi jalan penghubung Dusun Pohat–Tameng. Mereka juga meminta instansi terkait menindaklanjuti keluhan tersebut melalui langkah nyata sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Peninjauan lapangan dinilai penting untuk memastikan kondisi kerusakan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan. Koordinasi antara kedua pemerintah desa juga diharapkan dapat memperjelas langkah yang diperlukan untuk memperbaiki akses di wilayah perbatasan tersebut.

Selain mendukung kelancaran mobilitas, perbaikan jalan juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat yang menggunakannya setiap hari. Oleh sebab itu, warga berharap pemerintah dapat menentukan tindak lanjut yang jelas agar kerusakan tidak terus berlarut-larut.

Masyarakat kini menantikan perhatian nyata dari pemerintah desa dan pihak terkait. Mereka berharap jalan penghubung tersebut segera mendapatkan penanganan yang layak sehingga aktivitas warga dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, GALUH.INFO belum memperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Karangpaningal terkait kondisi jalan penghubung Dusun Pohat–Tameng dan tindak lanjut usulan perbaikannya. Redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang. Pembaruan berita akan dilakukan apabila terdapat keterangan resmi lebih lanjut.

Ujang aep

Komentar