Kecelakaan Hiace vs Truk di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas dan 7 Luka

Berita, Daerah16 Dilihat

JAWA TIMUR, GALUH.INFO — Kecelakaan maut melibatkan Toyota Hiace dan truk bermuatan gipsum terjadi di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Jawa Timur, Jumat, 11 September 2026 malam.

Insiden tersebut menewaskan empat penumpang Toyota Hiace. Sementara tujuh orang lainnya mengalami luka ringan.

Kepala Unit Patroli Jalan Raya (Kanit PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, AKP Sudirman, mengatakan kecelakaan terjadi di KM 687+200 jalur B sekitar pukul 23.30 WIB.

Menurut Sudirman, Toyota Hiace bernomor polisi H-7497-OQ melaju dari arah Surabaya menuju Surakarta sebelum mengalami kecelakaan.

“Semula kendaraan Toyota Hiace Nopol H-7497-OQ berjalan dari Surabaya menuju Surakarta,” kata Sudirman dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.

Hiace Oleng ke Kiri dan Tabrak Truk

Saat melintas di KM 687+200 jalur B Tol Jomo, Toyota Hiace tersebut mengalami oleng ke kiri.

Kendaraan kemudian menabrak bagian bak truk bernomor polisi R-8187-OT yang membawa muatan gipsum dan melaju di depannya.

“Diduga pengemudi mengantuk sehingga oleng ke kiri menabrak bak kendaraan Truck bermuatan gipsum Nopol R-8187-OT yang berada di depannya,” ujar Sudirman.

Setelah tabrakan, Toyota Hiace berhenti di lajur cepat dengan posisi menghadap ke arah barat. Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Sedangkan truk bermuatan gipsum berhenti di lajur lambat dengan arah perjalanan yang sama.

Empat Penumpang Hiace Meninggal Dunia

Polisi mencatat 11 orang berada di dalam Toyota Hiace. Dari jumlah tersebut, empat penumpang meninggal dunia.

Keempat korban meninggal dunia berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Mereka yakni Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar; Dwi Raharjanto (49), warga Klaten; Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri; serta Prawoto (55), warga Sukoharjo.

Sementara tujuh orang lainnya mengalami luka ringan. Salah satunya pengemudi Toyota Hiace, Eko Budianto Setiawan (38).

Enam korban lainnya yang mengalami luka ringan yakni Yudha (26), warga Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Lidia Yustika (28), warga Benowo, Surabaya; Edi Mursito (55), warga Sukoharjo, Jawa Tengah; Ismaya Salindri (35), warga Laweyan, Surakarta; Ghofur Y Saputra (37), warga Lowokwaru, Malang; dan Sunarto (46), warga Parigi Moutung, Palu.

Dua Orang di Dalam Truk Selamat

Polisi juga mencatat dua orang berada di dalam truk bermuatan gipsum tersebut.

Keduanya yakni Muhar (55) sebagai pengemudi dan Arif Purwanto (16). Mereka merupakan warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Keduanya selamat dan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kerugian material pada fasilitas tol. Sementara kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Polisi Imbau Pengendara Tidak Memaksakan Diri

AKP Sudirman mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan, khususnya saat menempuh perjalanan jarak jauh.

Polisi juga meminta pengemudi segera beristirahat ketika merasa lelah atau mengantuk.

Imbauan tersebut penting untuk mencegah pengemudi kehilangan konsentrasi yang dapat memicu kecelakaan di jalan tol.

“Selalu menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan, terutama saat berkendara jarak jauh,” jelas Sudirman.

“Serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna mencegah kecelakaan di jalan tol,” tandasnya.***

fauzi

Komentar