LT II Pramuka Kwaran Cijengjing Digelar 3 Hari, 38 Pangkalan Ikuti Beragam Lomba

Berita, Daerah97 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Lomba Tingkat II (LT II) Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Cijengjing tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Desa Ciharalang, Kecamatan Cijengjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 8–10 September 2026. Sebanyak 38 pangkalan SD/MI dan SMP/MTs mengikuti rangkaian perlombaan dan kegiatan kepramukaan.

Panitia menyiapkan berbagai materi yang menguji kemampuan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, hingga kerja sama peserta.

Ketua Kwaran Cijengjing, Syarif Hidayat, mengatakan LT II menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah keterampilan kepramukaan sekaligus menambah pengalaman sebelum mengikuti tahapan perlombaan berikutnya.

“Harapan kami kegiatan LT II ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Alhamdulillah, dukungan dari Mabigus dan pangkalan yang ada di wilayah Kecamatan Cijengjing cukup baik,” ujar Syarif Hidayat.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi panitia untuk menyelenggarakan kegiatan secara optimal.

Pionering hingga Penjelajahan Jadi Materi Lomba

Panitia memasukkan berbagai keterampilan dasar kepramukaan dalam perlombaan. Peserta mengikuti materi pionering, penjelajahan, teknik penjernihan air, serta berbagai keterampilan lain yang berkaitan dengan kegiatan Pramuka.

Selain keterampilan, panitia juga memberikan materi pengetahuan umum dan keagamaan.

Rangkaian kegiatan juga mencakup upacara bendera dan latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Panitia mengemas kegiatan tersebut dalam tiga hari agar peserta mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap.

“Materinya sekitar kepramukaan. Ada pionering, penjelajahan, teknik penjernihan air. Semua keterampilan dalam kepramukaan itu dilombakan, termasuk ilmu pengetahuan umum dan keagamaan,” jelas Syarif.

Hari Ketiga Fokus Rekapitulasi Hasil Lomba

Panitia memaksimalkan pelaksanaan perlombaan selama kegiatan berlangsung. Pada hari ketiga, panitia akan merekap hasil seluruh perlombaan sekaligus memberikan kegiatan tambahan untuk menciptakan suasana yang lebih meriah.

Panitia juga menyiapkan olahraga tradisional sebagai bagian dari kegiatan hari terakhir. Kegiatan tersebut diharapkan membuat peserta lebih rileks setelah mengikuti berbagai perlombaan.

Sementara itu, panitia juga menyiapkan kegiatan malam yang berkaitan dengan kemampuan keagamaan peserta.

Untuk peserta SD/MI, panitia menggelar murotal Al-Qur’an. Sementara peserta SMP/MTs mengikuti kegiatan Hifzhil Qur’an.

Pada kategori SD/MI, peserta mendapat tugas membacakan tiga dari 10 surat yang telah ditentukan. Sementara peserta SMP/MTs mendapat tugas menjelaskan satu hingga maksimal tiga surat beserta terjemahan dan tafsirnya.

Panitia Siapkan Lokasi Evakuasi

Panitia juga memperhatikan faktor keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. Kondisi cuaca menjadi salah satu perhatian karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di ruang terbuka.

Syarif mengatakan panitia telah menyiapkan lokasi alternatif apabila terjadi kondisi yang tidak diharapkan.

Panitia menyiapkan dua lokasi untuk evakuasi, yakni GOR dan SD Negeri 1. Langkah tersebut menjadi bagian dari antisipasi agar peserta tetap mendapat perlindungan apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan.

“Kami berharap cuaca sangat mendukung. Namun apabila terjadi hal yang tidak diharapkan, sebetulnya kami sudah mengantisipasi. Ada dua tempat, yang pertama di GOR kemudian ke SD 1 untuk evakuasi,” jelasnya.

Libatkan Berbagai Unsur

Panitia tidak bekerja sendiri dalam pelaksanaan LT II. Sejumlah unsur turut mendukung kegiatan, mulai dari Mabigus dan pangkalan, pemerintah desa, tenaga medis, hingga masyarakat sekitar.

Panitia juga melibatkan unsur kepemudaan dan masyarakat, termasuk Karang Taruna serta pihak lingkungan setempat.

Dukungan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara gerakan Pramuka dengan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Panitia berharap keterlibatan berbagai pihak dapat membuat seluruh rangkaian LT II berjalan aman, tertib, dan lancar.

Jadi Pengalaman Berharga bagi Peserta

Pelaksana kegiatan, Andi Junaedi, mengatakan LT II menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman langsung melalui berbagai kegiatan kepramukaan.

Selain mengejar hasil perlombaan, kegiatan tersebut juga menanamkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan menyelesaikan persoalan.

Panitia berharap pengalaman selama tiga hari dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengikuti kegiatan kepramukaan selanjutnya.

Dengan melibatkan 30 pangkalan dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs, LT II Pramuka Kwaran Cijengjing 2026 diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan keterampilan generasi muda di Kecamatan Cijengjing.

Kegiatan yang berlangsung 8–10 September 2026 tersebut juga menjadi bagian dari persiapan peserta menuju jenjang perlombaan dan pembinaan Pramuka berikutnya.

fauzi

Komentar