Osteoporosis Kerap Tanpa Gejala, RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Pentingnya Jaga Tulang

Berita, Kesehatan7 Dilihat

PANGANDARAN, GALUH.INFO — RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan tulang sejak dini. Salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai adalah osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kekuatan tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah.

Melalui edukasi kesehatan yang disampaikan di akun Instagram resminya, @rsud_pangandaran, RSUD Pandega menjelaskan bahwa osteoporosis kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Akibatnya, sebagian penderita baru mengetahui kondisi tersebut setelah mengalami patah tulang.

Risiko osteoporosis dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Kondisi ini juga perlu mendapat perhatian khusus pada perempuan setelah mengalami menopause.

Kenali Tanda-Tanda Osteoporosis

RSUD Pandega Pangandaran mengajak masyarakat mengenali sejumlah tanda yang dapat berkaitan dengan osteoporosis.

Beberapa di antaranya adalah patah tulang akibat cedera ringan, tinggi badan yang semakin berkurang, perubahan postur tubuh menjadi membungkuk, serta nyeri tulang.

Selain itu, osteoporosis juga dapat diketahui melalui gambaran radiologi yang khas saat seseorang menjalani pemeriksaan medis.

Penurunan kepadatan tulang sering berlangsung secara perlahan tanpa disadari. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak menunggu hingga terjadi patah tulang untuk memperhatikan kesehatan tulang.

Tiga Langkah Menjaga Kesehatan Tulang

Dalam edukasinya, RSUD Pandega Pangandaran membagikan tiga langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.

1. Mencukupi kebutuhan kalsium

Kalsium merupakan salah satu mineral penting untuk menjaga kekuatan tulang. Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi melalui konsumsi makanan bergizi, seperti susu, ikan, tahu, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

2. Memenuhi kebutuhan vitamin D

Vitamin D berperan membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal. Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan vitamin D melalui makanan serta paparan sinar matahari secara aman.

3. Rutin bergerak dan berolahraga

Aktivitas fisik secara teratur juga penting untuk menjaga kesehatan tulang dan otot. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain berjalan kaki, berlari, serta latihan angkat beban sesuai kemampuan tubuh.

Pemeriksaan Dini Penting Dilakukan

RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keluhan yang berpotensi berkaitan dengan osteoporosis.

Apabila mengalami tanda atau gejala yang mencurigakan, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut.

Melalui edukasi tersebut, RSUD Pandega berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tulang semakin meningkat.

Pencegahan dan perhatian sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko osteoporosis serta mempertahankan kualitas hidup, terutama ketika memasuki usia lanjut.


uzi

Komentar