Wamenkes Siapkan 121 Unit X-Ray untuk Jawa Barat, Ketersediaan Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Berita, Kesehatan7 Dilihat

PANGANDARAN,GALUH.INFO Kementerian Kesehatan RI menyiapkan tambahan 121 unit X-ray untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Barat.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, tambahan peralatan tersebut terdiri dari 90 unit yang bersumber dari APBN dan 31 unit melalui dukungan pihak lain.

Hal tersebut disampaikan Benjamin saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran, Senin (21/9/2026).

Penguatan Fasilitas Kesehatan Terus Didorong

Benjamin mengatakan kunjungannya ke Pangandaran bersama Wakil Menteri Dalam Negeri menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat perkembangan program prioritas, termasuk kondisi fasilitas kesehatan di daerah.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong peningkatan sarana pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun Puskesmas.

“Karena itu, justru itulah kami datang lengkap. Ada dari pencegahan pengendalian penyakit, ada dari untuk perbaikan rumah sakit dan Puskesmas. Itu merupakan program prioritas daripada negara ini,” ujar Benjamin.

Pemerintah, kata dia, akan memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan secara bertahap. Sejumlah peralatan juga sudah masuk dalam rencana penguatan pelayanan kesehatan.

SDM Dokter Spesialis Masih Membutuhkan Waktu

Benjamin menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas dan menyediakan peralatan medis.

Ketersediaan sumber daya manusia, terutama dokter spesialis, juga menjadi tantangan yang membutuhkan proses panjang.

“Kadang-kadang kita kesulitannya kedodorannya di SDM. Bangun fisik itu enggak sulit. Satu tahun, dua tahun selesai. Tetapi menciptakan dokter ahli, ahli jantung, ahli paru, itu butuh bertahun-tahun,” katanya.

Menurut Benjamin, pembangunan gedung dan pengadaan alat kesehatan dapat berlangsung dalam waktu relatif lebih singkat. Sebaliknya, pendidikan dan pembentukan dokter spesialis membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Fasilitas Kesehatan Pangandaran Dinilai Mulai Siap

Dalam kunjungannya, Benjamin juga melihat perkembangan fasilitas kesehatan di Kabupaten Pangandaran.

Ia menilai sarana kesehatan di daerah tersebut sudah mendekati kesiapan. Sementara itu, pemenuhan tenaga dokter spesialis masih membutuhkan waktu.

“Di sini malah sarananya sudah hampir siap. Tenaga dokternya mungkin selesai dua, tiga tahun lagi. Enggak apa-apa,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Pemerintah juga perlu menyiapkan tenaga kesehatan yang mampu mengoperasikan fasilitas dan memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tambahan 121 Unit X-Ray untuk Jawa Barat

Dalam kesempatan tersebut, Benjamin menyampaikan rencana penambahan perangkat X-ray di Jawa Barat.

Dari total 121 unit, sebanyak 90 unit berasal dari APBN, sedangkan 31 unit lainnya berasal dari dukungan pihak lain.

“90 itu dari APBN kita, dan ada tambahan 31,” jelasnya.

Benjamin memastikan pemerintah memiliki data kebutuhan dan alokasi fasilitas kesehatan hingga tingkat kabupaten.

“Ada, datanya lengkap. Per kabupaten lengkap datanya,” tegasnya.

Pemerintah berharap penguatan sarana, peralatan medis, dan sumber daya manusia dapat berjalan secara bertahap sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai daerah terus berkembang.

Benjamin optimistis kualitas pelayanan kesehatan nasional akan semakin meningkat seiring dengan pemenuhan kebutuhan tersebut.

“Kita tahu progresnya ke depan pelayanan di Indonesia makin hari makin bagus,” pungkasnya.

uzi

Komentar