Pabrik Lampu di Batuceper Tangerang Terbakar, Asap Hitam Membubung hingga Bandara Soetta

Berita, Daerah48 Dilihat

TANGERANG, GALUH.INFO  — Kebakaran besar melanda pabrik bohlam atau lampu milik PT Global Teguh Indonesia di Jalan Pembangunan I Nomor 59, Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten, Rabu, 16 September 2026.

Layanan darurat Kota Tangerang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.31 WIB. Petugas pemadam kebakaran kemudian mengerahkan sejumlah armada untuk menjinakkan kobaran api yang melanda kawasan pabrik.

“Tadi yang dikerahkan sekitar 10 unit, objek yang terbakar gudang pabrik,” ujar salah satu petugas damkar di lokasi kepada awak media, Rabu, 16 September 2026.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Asap Hitam Membubung hingga Area Bandara

Kebakaran tersebut menghasilkan kepulan asap hitam tebal yang terlihat membubung tinggi di langit Kota Tangerang.

Asap bahkan terlihat dari sejumlah titik di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kondisi itu kemudian turut direkam dan dibagikan sejumlah pengguna media sosial.

Salah satunya akun Threads @ferrychristiann yang mengunggah video kepulan asap dari arah lokasi kebakaran.

“Ini kenapa ya guys, deket bandara di Tangerang,” tulis akun tersebut.

Video lain juga dibagikan akun Threads @wenkmay dari area bandara. Rekaman tersebut memperlihatkan kepulan asap yang terus membesar dari titik kebakaran.

Sementara itu, akun @raww676 turut membagikan video asap hitam dari luar kawasan bandara.

“Semoga enggak ada korban jiwa, ini di arah bandara. Merinding banget,” ujar perekam video.

Tiga Blok Gudang Terbakar

Petugas pemadam kebakaran menghadapi sejumlah kendala dalam proses penanganan. Angin kencang membuat api lebih mudah membesar, sementara material di dalam bangunan turut mempercepat penyebaran api.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Batuceper, Ucok Negara, mengatakan material yang terbakar antara lain plastik dan kardus. Kondisi angin yang cukup kencang juga membuat penanganan api semakin sulit.

“Banyak material mudah terbakar seperti plastik dan kardus, ditambah tiupan angin yang luar biasa kencang, menjadi faktor utama yang menyulitkan petugas. Penanganan api jadi kurang maksimal,” ucap Ucok kepada wartawan di lokasi kejadian.

Kobaran api melalap tiga blok bangunan, yakni Gudang A, Gudang B, dan Gudang C.

Sebanyak 15 unit armada pemadam kebakaran serta sekitar 60 personel masih berjibaku melakukan pemadaman.

Petugas juga masih melakukan penanganan di sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali membesar setelah proses pemadaman berlangsung.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab kebakaran dan titik awal munculnya api masih dalam penyelidikan.

Petugas juga masih memastikan kemungkinan adanya korban akibat insiden tersebut.

Informasi mengenai penyebab maupun kondisi korban akan diketahui setelah proses penanganan dan penyelidikan di lokasi selesai dilakukan.

Operasional Penerbangan Soetta Tetap Normal

Kebakaran yang terjadi tidak jauh dari kawasan Bandara Soekarno-Hatta sempat menimbulkan perhatian karena kepulan asap terlihat hingga area bandara.

Namun, Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan insiden tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan.

Menurut pihak manajemen, seluruh kegiatan penerbangan tetap berlangsung normal, aman, dan lancar setelah insiden kebakaran di sekitar area luar bandara.

“Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah ditangani secara intensif oleh pihak terkait,” ungkap pihak Bandara.

Berdasarkan pemantauan Airport Operation Control Center (AOCC), kebakaran tersebut tidak memengaruhi aktivitas penerbangan.

“Seluruh pergerakan keberangkatan dan kedatangan pesawat dipastikan berjalan sesuai jadwal,” tegas pihak Bandara.

Sementara petugas pemadam kebakaran masih melanjutkan proses penanganan di lokasi pabrik. Penyebab kebakaran dan kemungkinan adanya korban masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Komentar