Viral Prajurit Siswa TNI AD Dipeluk Komandan saat Kelulusan, Ternyata Orang Tua Hadir tetapi Salah Cari Anak

Viral Prajurit Siswa TNI AD Dipeluk Komandan saat Kelulusan, Ternyata Orang Tua Hadir tetapi Salah Cari Anak

Berita, Daerah298 Dilihat

JAKARTA, GALUH.INFO – Video seorang prajurit siswa TNI Angkatan Darat yang mendapat pelukan dari komandannya saat momen kelulusan mendadak viral di media sosial. Adegan tersebut sempat membuat warganet haru karena prajurit itu terlihat berdiri sendiri ketika peserta lain mendapat sambutan dari keluarga.

Belakangan, muncul fakta lain yang mengubah suasana haru menjadi cerita mengundang tawa. Orang tua prajurit tersebut ternyata hadir di lokasi kelulusan. Mereka hanya kesulitan mengenali dan menemukan anaknya di tengah barisan prajurit yang mengenakan atribut seragam dan riasan loreng.

Momen tersebut terjadi dalam acara kelulusan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun 2026 pada 11 Agustus 2026. Video kemudian kembali ramai setelah akun TikTok @ultramen.hijau membagikannya pada Selasa (18/8/2026).

Dalam video yang beredar, prajurit siswa itu tampak menunggu sambutan keluarga. Ketika sejumlah rekannya mendapat pelukan dan ucapan selamat, ia terlihat masih berdiri tegap seorang diri.

Melihat situasi tersebut, sang komandan kemudian menghampiri dan memeluk prajurit tersebut. Momen singkat itu langsung menyentuh perhatian jutaan pengguna media sosial.

Viral, Komandan Datangi Prajurit yang Berdiri Sendiri

Dalam rekaman yang beredar, suasana kelulusan Dikmaba Infanteri TNI AD berlangsung penuh kebanggaan. Sejumlah keluarga tampak datang untuk memberikan selamat kepada para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan.

Namun, seorang prajurit menarik perhatian karena tampak belum bertemu keluarganya. Ia tetap berdiri di tempat ketika sejumlah peserta lain mulai mendapat sambutan.

Komandannya kemudian berjalan mendekat dan memberikan pelukan kepada prajurit tersebut. Adegan itu membuat banyak warganet menduga sang prajurit tidak mendapat kunjungan dari keluarganya.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan, berdasarkan keterangan dalam unggahan yang beredar, mendapat sekitar 17,1 juta tanda suka di TikTok.

Perhatian juga datang dari pengguna media sosial luar negeri. Seorang pengguna dengan akun @SA Rivera menuliskan pertanyaan dalam bahasa Spanyol.

“Solo la familia puede hacerlo?” atau “Apakah hanya pihak keluarga yang bisa memeluknya?”

Pengguna lain, @Leslie, turut menanggapi percakapan tersebut dan menjelaskan bahwa siapa pun dapat menghampiri prajurit tersebut sesuai situasi dan aturan yang berlaku dalam momen itu.

“No, cualquer persona pero tienen que tocarlo para que se mueva,” tulisnya.

Komentar tersebut diterjemahkan sebagai, “Tidak, siapa saja bisa, tetapi mereka harus menyentuhnya agar sang prajurit bergerak.”

Kakak Ungkap Orang Tua Ternyata Hadir

Di tengah ramainya video tersebut, seorang pengguna TikTok @oketa yang mengaku sebagai kakak prajurit viral itu kemudian memberikan penjelasan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama kedua orang tuanya sebenarnya datang ke lokasi kelulusan. Namun, mereka mengalami kesulitan mencari sang adik di tengah banyaknya prajurit.

Menurutnya, kondisi lapangan dan penampilan para prajurit membuat keluarga sulit mengenali wajah anak mereka.

“Aslinya kita pusing, mukanya hijau botak semua, ditambah dari pagi terik matahari bikin mata makin sipit,” ungkap sang kakak.

Ia menceritakan bahwa keluarganya sempat mencari dari bagian belakang barisan. Namun, sang prajurit ternyata berdiri di barisan paling depan.

“Kita nyari dari belakang, taunya dia baris paling depan. Eh taunya malah viral sejagat medsos,” tambahnya.

Penjelasan tersebut akhirnya mengungkap bahwa sang prajurit bukan tidak didatangi keluarga. Sebaliknya, keluarganya hadir tetapi sempat melewatkan keberadaannya.

Emak Sempat Bingung Cari Anak di Antara Prajurit

Pengakuan sang kakak semakin menjelaskan alasan keluarga tidak langsung menghampiri prajurit tersebut.

Sang ibu disebut sempat berkeliling dan mencari anaknya di antara banyak prajurit yang memiliki penampilan hampir serupa. Riasan loreng pada wajah serta potongan rambut yang sama membuat proses pencarian semakin sulit.

Keluarga awalnya mencari dari bagian belakang. Mereka tidak menyadari bahwa anak mereka justru berdiri di posisi paling depan.

Situasi tersebut kemudian menjadi bahan candaan warganet. Momen yang semula membuat publik sedih karena menduga seorang prajurit tidak mendapat sambutan keluarga, ternyata berakhir dengan cerita bahwa keluarga justru kebingungan mengenali anak sendiri.

Rekaman Orang Tua Lewat Jadi Sorotan Warganet

Setelah penjelasan keluarga muncul, sejumlah warganet kembali menelusuri rekaman lain dari lokasi kelulusan. Beberapa pengguna mengaku menemukan momen ketika orang tua sang prajurit sebenarnya berada tidak jauh dari posisinya.

Akun TikTok @natt_ bahkan membagikan komentar yang menyoroti detik-detik ketika sang ibu diduga telah berada di sekitar lokasi.

“Memang yang ini pelakunya, emaknya sudah ngeh (sadar), dia masih jalan,” tulis akun tersebut.

Komentar lain juga menyoroti anggota keluarga yang sudah bersiap merekam momen kelulusan, tetapi justru sempat melewatkan sang prajurit.

“Ini adeknya sudah siap banget ngerekam, eh malah kelewatan,” tulis akun @cerina.

Cerita tersebut akhirnya memperlihatkan sisi lain dari momen kelulusan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun 2026. Pelukan sang komandan kepada prajuritnya tetap menjadi gambaran perhatian dan kedekatan seorang pemimpin kepada anggota.

Sementara itu, kisah keluarga yang sebenarnya hadir tetapi kesulitan mengenali sang anak membuat cerita tersebut semakin menarik perhatian publik. Dari momen yang awalnya mengundang haru, warganet akhirnya menemukan fakta bahwa orang tua prajurit itu ternyata ikut berada di lokasi dan hanya “salah cari” di antara barisan prajurit berwajah loreng.

fauzi

Komentar