CIAMIS, GALUH.INFO – Tiga siswa SDN 3 Pawindan berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Ciamis 2026. Dua siswa yang meraih Juara I juga berhak melanjutkan perjuangan sebagai perwakilan di tingkat Kabupaten Ciamis.
Ajang FTBI tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di kompleks SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Cigombong. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.
Dalam kompetisi tersebut, SDN 3 Pawindan mencatatkan tiga prestasi dari sejumlah cabang lomba yang diikuti.
Muhammad Hisham Gibran meraih Juara I Ngabodor Sorangan Putra. Sementara itu, Yazin Ibtisyam berhasil meraih Juara I Ngadongeng Putra. Prestasi berikutnya diraih Ripa Ruhama Aini yang memperoleh Juara II Ngabodor Sorangan Putri.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDN 3 Pawindan.
Kepala Sekolah Bangga atas Prestasi Siswa
Kepala SDN 3 Pawindan, Yudi Andriana, menyampaikan rasa syukur atas capaian ketiga siswanya. Ia menilai prestasi tersebut lahir dari semangat para siswa dalam mengikuti perlombaan serta dukungan dan pembinaan dari para guru.
“Alhamdulillah, dari seluruh mata lomba yang diikuti, ada tiga siswa kami yang berhasil mendapatkan kejuaraan,” ujar Yudi Andriana.
Menurut Yudi, dua siswa yang berhasil meraih Juara I selanjutnya akan menjadi perwakilan untuk mengikuti ajang FTBI di tingkat Kabupaten Ciamis.
Kedua siswa tersebut ialah Muhammad Hisham Gibran pada cabang Ngabodor Sorangan Putra dan Yazin Ibtisyam pada cabang Ngadongeng Putra.
Yudi berharap keduanya dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi pada tingkat selanjutnya.
Jadi Ajang Menggali Bakat Siswa
Yudi mengatakan, FTBI tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar kemenangan. Menurutnya, kompetisi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggali serta mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.
Ia berharap keberhasilan tiga siswanya dapat memberikan motivasi kepada peserta didik lainnya agar terus belajar dan berani mengembangkan potensi.
“Ini menjadi ajang untuk menggali dan mengembangkan bakat siswa. Bagi yang belum mendapatkan juara, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi dan kembali meraih juara,” katanya.
Selain itu, Yudi menilai keikutsertaan siswa dalam berbagai perlombaan penting untuk memberikan pengalaman. Kegiatan tersebut dapat melatih keberanian siswa saat tampil di depan publik sekaligus membantu mereka mengasah kemampuan.
Melalui kompetisi, sekolah juga dapat melihat dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap peserta didik.
Apresiasi untuk Siswa dan Guru
Yudi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa SDN 3 Pawindan yang mengikuti FTBI dengan penuh semangat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang memberikan pendampingan dan pembinaan sejak masa persiapan hingga pelaksanaan perlombaan.
Menurutnya, kerja sama antara siswa dan guru menjadi bagian penting dalam upaya mencapai hasil terbaik.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk ke depan, sehingga tahun berikutnya hasil yang diraih bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Prestasi SDN 3 Pawindan dalam FTBI Ciamis 2026 diharapkan tidak hanya berhenti pada perolehan piala dan penghargaan. Capaian tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi.
FTBI Dorong Pelestarian Bahasa dan Budaya Daerah
Festival Tunas Bahasa Ibu juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa ibu serta kekayaan budaya daerah.
Melalui berbagai mata lomba, siswa mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, berani tampil, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Bagi SDN 3 Pawindan, capaian tiga siswanya menjadi bukti semangat peserta didik dalam mengembangkan kemampuan. Sementara itu, dua siswa yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten Ciamis membawa harapan untuk kembali mengharumkan nama sekolah.
Melalui kegiatan seperti FTBI, sekolah berharap generasi muda terus menjaga dan melestarikan bahasa serta budaya Sunda agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
uzi








Komentar