CIAMIS, GALUH.INFO — PSGC Ciamis harus mengawali perjalanan di Grup F I League Cup 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Laskar Singacala takluk 0-6 dari PSS Sleman dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (4/11/2026) sore WIB.
Pelatih PSGC Ciamis, Herry Kiswanto, mengakui timnya kesulitan menghadapi permainan tuan rumah. Situasi semakin berat setelah bek Muhammad Fikram menerima kartu merah menjelang akhir babak pertama.
Bermain dengan 10 pemain membuat PSGC kesulitan mengimbangi tekanan PSS, terutama setelah memasuki babak kedua. Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan tuan rumah untuk memperbesar keunggulan hingga enam gol.
“Saya ucapkan selamat ke pihak lawan ya, PSS Sleman yang hari ini telah memenangkan pertandingan di League Cup. Kami sudah berusaha, pemain juga sudah berusaha tapi setelah ada pemain keluar satu memang agak berat bermain dengan 10 orang,” ujar Herry seusai pertandingan.
Pelatih yang akrab disapa Herkis itu juga mengakui rotasi sejumlah pemain belum memberikan hasil sesuai harapan. Menurutnya, pertandingan tersebut menguras tenaga para pemain PSGC.
“Betul-betul menguras tenaga karena memang di samping itu kami merotasi beberapa pemain, tapi memang kurang berhasil hari ini. Pertandingan sebenarnya bagus cuma memang kami kalah di gol,” lanjutnya.
Kecepatan Sayap PSS Merepotkan PSGC
Selain kartu merah, Herkis menyoroti pergerakan pemain PSS Sleman dari sektor sayap. Menurutnya, kecepatan dan dominasi tuan rumah di sisi lapangan beberapa kali membuat pertahanan PSGC kewalahan.
“Sayap-sayap mereka memang cukup dominan, tapi memang kami di situ memanjang sekali, terutama babak pertama ya seringkali lolos. Setelah tiga gol nyaman sekali untuk Sleman main ya,” katanya.
PSS Sleman mencetak enam gol melalui dua pemain. Gustavo Tocantins tampil gemilang dengan membukukan empat gol atau quattrick pada menit ke-33, 45+1 melalui penalti, 73 melalui penalti, dan 90+1.
Sementara itu, Dimas Drajad menyumbangkan dua gol pada menit ke-46 dan 53.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih PSGC. Herkis menegaskan timnya akan segera memperbaiki kekurangan sebelum menjalani pertandingan berikutnya.
“Kami akan memperbaiki semuanya. Kami juga ada pertandingan melawan PSPS di liga, kami langsung besok ke Pekanbaru untuk laga terakhir. Jadi kami konsentrasi lagi di sana,” imbuhnya.
Darrell Ang Ajak Tim Segera Bangkit
Gelandang PSGC Ciamis, Darrell Ang, juga mengakui pertandingan melawan PSS berlangsung berat. Menurut pemain berusia 22 tahun tersebut, kartu merah pada babak pertama membuat timnya semakin kesulitan menghadapi intensitas permainan tuan rumah.
“Ya cukup berat untuk pemain juga apalagi setelah kami mendapatkan kartu merah di babak pertama, apalagi dengan intensitas tinggi dari PSS Sleman di babak kedua dengan 10 pemain pasti cukup berat untuk kami,” ucap Darrell.
Meski menerima kekalahan telak, Darrell meminta seluruh pemain segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. Ia berharap PSGC mampu meraih hasil positif saat menghadapi PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
“Tapi kami pasti berjuang untuk game berikutnya lawan PSPS Pekanbaru, semoga dapat tiga poin,” sambungnya.
Kekalahan dari PSS menjadi pekerjaan rumah bagi PSGC Ciamis, terutama dalam memperkuat pertahanan dan menjaga konsentrasi ketika menghadapi tekanan lawan. Laskar Singacala kini dituntut segera bangkit agar dapat kembali bersaing dan mengejar hasil maksimal pada pertandingan selanjutnya.








Komentar