PSGC Ciamis Takluk 1-2 dari PSMS Medan, Gol Penalti Ezechiel Belum Cukup

Berita, Olahraga38 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan PSMS Medan setelah kalah dengan skor 1-2 dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Grup A. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (31/10/2026), Laskar Singacala gagal mengamankan poin setelah dua gol Phillerson membawa tim tamu unggul.

PSGC sebenarnya tampil dengan kepercayaan diri tinggi sejak awal pertandingan. Tim berjuluk Laskar Singacala itu berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri dengan menekan pertahanan PSMS Medan.

Namun, PSMS yang dikenal dengan julukan Ayam Kinantan mampu memberikan perlawanan dan memanfaatkan peluang melalui serangan balik.

Dalam pertandingan tersebut, PSGC mengenakan jersey ungu, sedangkan PSMS Medan tampil dengan seragam putih. Laga dimulai pada pukul 15.30 WIB.

PSMS Unggul Dua Gol di Babak Pertama

Sejak menit awal, kedua kesebelasan memperlihatkan permainan terbuka. PSGC beberapa kali membangun serangan melalui striker anyarnya, Ezechiel, untuk membongkar pertahanan tim tamu.

PSMS Medan juga tidak tinggal diam. Tim asal Sumatera Utara itu beberapa kali melancarkan serangan balasan. Jual beli serangan mewarnai 20 menit pertama pertandingan.

PSMS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-22. Phillerson melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kiri yang berhasil menjebol gawang PSGC. Gol tersebut membuat tim tamu unggul 0-1.

Tertinggal satu gol, PSGC meningkatkan tekanan. Para pemain Laskar Singacala berusaha mencari celah di lini pertahanan PSMS untuk menyamakan kedudukan.

Peluang emas sempat hadir pada menit ke-44 setelah terjadi kesalahan pemain belakang PSMS, Rangga. Bonilla berhasil mendapatkan kesempatan melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.

Alih-alih menyamakan kedudukan, PSGC justru kembali kebobolan pada masa tambahan waktu babak pertama.

Berawal dari serangan balik, Ikhsan Chan mengirimkan umpan silang yang berhasil diselesaikan Phillerson. Gol keduanya itu membawa PSMS Medan menutup babak pertama dengan keunggulan 0-2.

PSGC Terus Menekan, Ezechiel Perkecil Ketertinggalan

Memasuki babak kedua, PSGC kembali mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas permainan.

Ezechiel menjadi salah satu pemain yang diandalkan untuk membongkar pertahanan PSMS. Beberapa peluang berhasil ia ciptakan, tetapi belum mampu menghasilkan gol.

Salah satu kesempatan datang ketika Ezechiel menerima umpan dari sisi kiri pertahanan PSMS. Ia menyambut bola dengan sundulan ke arah tiang jauh, tetapi kiper PSMS masih mampu mengamankannya.

PSMS juga tetap berusaha menambah keunggulan. Pada menit ke-77, tim tamu memperoleh peluang melalui umpan silang Ragil. Namun, Phillerson belum berhasil memaksimalkan kesempatan tersebut menjadi gol ketiga.

Penalti di Injury Time Tak Selamatkan PSGC

Harapan PSGC untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya datang pada masa tambahan waktu babak kedua.

Wasit menunjuk titik putih setelah menilai bola menyentuh tangan pemain PSMS ketika berusaha menghalau serangan PSGC.

Ezechiel yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Tendangan penalti tersebut menggetarkan gawang PSMS dan mengubah skor menjadi 1-2.

Gol itu membuat PSGC memperkecil ketertinggalan, tetapi waktu yang tersisa tidak cukup bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.

Hingga pertandingan berakhir, PSMS Medan tetap mempertahankan keunggulan 1-2. Hasil tersebut membuat Ayam Kinantan membawa pulang kemenangan dari Stadion Galuh, sementara PSGC harus menerima kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.

UZI

Komentar