RSUD Ciamis Luncurkan Si Manis Ambulans, Layanan Ambulans Gawat Darurat Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Berita, Kesehatan12 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – RSUD Ciamis meluncurkan program Si Manis Ambulans (Layanan Ambulans Gratis bagi Masyarakat Tidak Mampu) sebagai inovasi pelayanan kesehatan berbasis sosial. Peluncuran program berlangsung di halaman RSUD Ciamis, Selasa (28/7/2026).

Program tersebut menjadi pilot project yang melayani wilayah Kecamatan Ciamis. RSUD Ciamis menghadirkan layanan ini untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses ambulans gawat darurat tanpa biaya.

Direktur dan jajaran manajemen RSUD Ciamis berharap program tersebut mampu mempercepat penanganan pasien dalam kondisi kritis sekaligus mengurangi risiko keterlambatan memperoleh layanan medis akibat keterbatasan biaya transportasi.

Tekan Angka Kematian Pra-Rumah Sakit

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Ciamis, Rd. Aris Sukmayana, menjelaskan program Si Manis Ambulans lahir sebagai upaya menekan angka pre-hospital death atau kematian sebelum pasien tiba di rumah sakit.

Menurutnya, banyak kasus kegawatdaruratan seperti serangan jantung, stroke, maupun kondisi kritis lainnya membutuhkan penanganan cepat agar peluang keselamatan pasien semakin besar.

“Angka kematian di IGD perlu kita tekan seminimal mungkin karena salah satu fungsi utama rumah sakit adalah life saving. Dengan ambulans gawat darurat gratis ini, kami berupaya jemput bola untuk menekan kematian pre-hospital akibat masyarakat keterbatasan biaya transportasi saat situasi kritis mendadak seperti serangan jantung atau stroke,” ujar Aris.

Ia menegaskan RSUD Ciamis ingin memastikan seluruh masyarakat, terutama warga kurang mampu, memperoleh pertolongan medis tanpa terhambat biaya transportasi.

Akses Layanan Melalui Call Center 112

RSUD Ciamis mempermudah masyarakat mengakses layanan Si Manis Ambulans melalui Call Center 112 milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis yang beroperasi selama 24 jam.

Masyarakat cukup menghubungi nomor darurat tersebut saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis.

Petugas Call Center 112 akan menerima laporan, melakukan verifikasi awal, kemudian meneruskan informasi kepada tim responder cepat RSUD Ciamis untuk segera mengirim ambulans ke lokasi pasien.

Sistem tersebut mempercepat koordinasi sehingga pasien dapat segera memperoleh pertolongan.

Gunakan Data Terpadu untuk Menentukan Penerima Manfaat

RSUD Ciamis mengintegrasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Dinas Sosial.

Integrasi data tersebut membantu petugas memastikan penerima layanan merupakan masyarakat yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 5 sesuai data resmi pemerintah.

Langkah tersebut membuat penyaluran layanan lebih tepat sasaran sekaligus mendukung fungsi sosial rumah sakit.

Program Berlandaskan Regulasi Nasional

Program Si Manis Ambulans mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 189 yang mengatur kewajiban rumah sakit menjalankan fungsi sosial dalam pelayanan kesehatan.

RSUD Ciamis memulai program ini di wilayah Kecamatan Ciamis sebagai tahap awal. Manajemen rumah sakit akan terus melakukan evaluasi sebelum memperluas cakupan layanan ke tiga hingga empat kecamatan lainnya.

“Kami ingin memastikan kehadiran rumah sakit di saat-saat paling kritis warga,” kata Aris.

Direktur RSUD Dukung Inovasi Pelayanan

Direktur RSUD Ciamis, dr. Bayu Yudiawan, mengapresiasi lahirnya program Si Manis Ambulans yang digagas jajaran manajemen rumah sakit.

Ia berharap inovasi tersebut semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Mudah-mudahan langkah kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik lagi. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat di Tatar Galuh Ciamis,” ujar dr. Bayu Yudiawan.

Melalui program Si Manis Ambulans, RSUD Ciamis memperkuat komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, mudah diakses, dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan medis.

FAUZI

Komentar