Skuad PSGC Ciamis Belum Diumumkan, Suporter Minta Manajemen Segera Ungkap Pelatih dan Pemain Liga 2

Berita, Daerah33 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Antusiasme masyarakat setelah PSGC Ciamis resmi menjadi tim satelit Persib Bandung di Liga 2 kini berubah menjadi rasa penasaran. Hingga akhir Juli 2026, manajemen belum mengumumkan nama pelatih maupun daftar pemain yang akan memperkuat Laskar Singacala pada musim kompetisi 2026/2027.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan suporter. Pasalnya, sejumlah peserta Liga 2 telah memperkenalkan pelatih dan mulai melengkapi komposisi skuad. Sementara itu, PSGC masih belum memberikan informasi resmi mengenai persiapan tim.

Suporter Nilai Kerja Sama dengan Persib Langkah Tepat

Pemerhati sepak bola Ciamis sekaligus suporter PSGC, Ahmad Himawan atau yang akrab disapa Mas Ahim, menyambut positif kerja sama antara PSGC dan Persib Bandung.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membantu PSGC menghadapi tantangan finansial yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam mengarungi kompetisi Liga 2.

“Saya sebenarnya sangat setuju dengan kerja sama PSGC dan Persib. Saya paham betul tantangan finansial yang harus dihadapi PSGC di Liga 2. Dengan dukungan Persib, saya optimistis PSGC punya peluang membangun tim yang kompetitif,” ujar Mas Ahim, Senin (27/7/2026).

Persiapan Tim Dinilai Terlalu Senyap

Meski mendukung kerja sama tersebut, Mas Ahim mengaku mulai khawatir karena publik belum memperoleh informasi mengenai perkembangan persiapan tim.

Menurutnya, kompetisi semakin dekat sehingga suporter membutuhkan kepastian mengenai pelatih, pemain, maupun program latihan yang dijalankan manajemen.

“Saya justru mulai khawatir dengan progres persiapan tim. Kompetisi semakin dekat, tetapi belum ada informasi resmi soal pelatih maupun pemain. Suporter tentu ingin mengetahui sejauh mana kesiapan PSGC,” katanya.

Status Tim Satelit Membuat Proses Berbeda

Mas Ahim menilai status PSGC sebagai tim satelit Persib membuat proses pembentukan skuad berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.

Ia memperkirakan manajemen masih menunggu keputusan tim utama Persib terkait pemain yang akan dipertahankan maupun dipinjamkan ke PSGC.

“Risiko menjadi tim satelit memang seperti ini. Kita harus menunggu siapa saja pemain yang tidak masuk skema di tim induk. Setelah itu baru komposisi tim bisa dibentuk. Saya hanya berharap proses ini tidak membuat PSGC terlambat mempersiapkan diri,” ujarnya.

Suporter Punya Gambaran Skuad Ideal

Mas Ahim juga menyampaikan harapannya mengenai komposisi pemain yang dinilai mampu membawa PSGC bersaing di Liga 2.

Ia berharap lini tengah diisi pemain berpengalaman seperti Dedi Kusnandar dan Nazriel. Di sektor sayap, ia membayangkan Febri Hariyadi dapat berduet dengan Ganjar Kurniawan, sementara lini depan diperkuat seorang penyerang asing bertipe target man seperti Ezechiel N’Douassel.

Namun, ia menegaskan bahwa nama-nama tersebut hanya merupakan harapan pribadi sebagai pendukung PSGC.

“Itu tentu hanya harapan saya sebagai suporter. Siapa pun yang nantinya datang, saya berharap mereka benar-benar sesuai kebutuhan tim,” ucapnya.

Filosofi Permainan PSGC Jangan Hilang

Selain menunggu pengumuman skuad, Mas Ahim berharap identitas permainan PSGC tetap dipertahankan meski klub kini bekerja sama dengan Persib Bandung.

Menurutnya, PSGC selama ini dikenal sebagai tim yang mengandalkan penguasaan bola, satu penyerang utama, dua pemain sayap, serta seorang gelandang kreatif.

“PSGC punya sejarah dan karakter bermain sendiri. Filosofi possession football itu jangan sampai hilang. Siapa pun pemain dan pelatihnya nanti, saya berharap karakter itu tetap dipertahankan,” katanya.

Rumor Pelatih Jadi Perbincangan Suporter

Nama pelatih yang akan menangani PSGC juga menjadi topik hangat di kalangan pendukung. Mas Ahim mengaku berharap rumor mengenai duet pelatih yang dikenal dengan julukan Janur dan Ebol benar-benar terwujud.

Meski demikian, ia menyadari hingga kini belum ada pengumuman resmi dari manajemen.

“Kalau memang rumor itu benar, saya rasa menarik karena keduanya memiliki karakter permainan yang kuat di lini tengah. Tapi sekali lagi, itu masih sebatas harapan kami sebagai pendukung PSGC,” ujarnya.

Suporter Harap Manajemen Lebih Terbuka

Mas Ahim memahami seluruh kebijakan PSGC kini berada di bawah koordinasi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Karena itu, ia mengerti setiap informasi harus melalui persetujuan klub induk.

Namun, ia berharap manajemen tetap menjaga komunikasi dengan publik agar suporter mengetahui perkembangan persiapan tim.

“Saya mengerti kalau sekarang semua harus dikoordinasikan dengan Persib. Tetapi komunikasi kepada suporter juga penting. Paling tidak ada gambaran bahwa persiapan sedang berjalan sehingga publik tidak terus bertanya-tanya,” katanya.

Ia juga meyakini Persib masih memprioritaskan penyusunan skuad utama. Setelah proses tersebut selesai, PSGC diharapkan segera memperoleh kepastian mengenai pemain dan pelatih agar memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.

“Saya yakin Persib sedang fokus menyelesaikan skuad utamanya. Itu wajar. Namun saya berharap setelah itu PSGC juga segera mendapat perhatian penuh agar tidak terlambat memulai persiapan menghadapi Liga 2,” tuturnya.

fauzi

Komentar