BOGOR, GALUH.INFO – Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat seorang pengunjung di Taman Safari Indonesia, Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Pengunjung tersebut diduga membuka kaca mobil saat berada di area satwa karnivora, tepat ketika sejumlah harimau berada tidak jauh dari kendaraan.
Aksi tersebut menuai sorotan warganet karena dinilai membahayakan keselamatan penumpang. Pasalnya, Taman Safari Indonesia telah melarang pengunjung membuka kaca jendela maupun sunroof kendaraan saat melintasi area satwa karnivora.
Dalam video yang beredar, seorang perempuan yang duduk di kursi penumpang bagian tengah terlihat membuka kaca mobil. Ia kemudian mengeluarkan tangannya sambil memegang telepon genggam untuk merekam harimau.
Video tersebut mencatat peristiwa pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 11.06 WIB. Unggahan itu kemudian kembali ramai setelah dibagikan akun Threads @cahyaniis pada Jumat, 21 Agustus 2026, dan telah memperoleh lebih dari 2.200 tanda suka.
Mobil Berhenti untuk Rekam Harimau
Perekam video mengaku merasa khawatir melihat aksi pengunjung tersebut. Ia bahkan mempertanyakan keputusan penumpang yang membuka kaca kendaraan di tengah area harimau.
“Ukhti yang keluar kepala saya yang keringet dingin, enggak kebayang kan kalau itu macan tiba-tiba lari,” tulis pengunggah video.
Pengunggah juga menandai akun media sosial Taman Safari Indonesia untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Dia lebih memilih menumbalkan kepalanya? Emang HP-nya enggak bisa nge-zoom ya?” ujar perekam video.
Situasi dalam rekaman semakin membuat khawatir ketika salah satu harimau terlihat mendekati mobil tersebut. Mengetahui satwa itu datang ke arah kendaraan, penumpang kemudian segera menutup kembali kaca mobil.
“Tuh kan disamperin, ada-ada aja. Tau tuh abangnya kenapa diem aja,” imbuh perekam.
Video tersebut memperlihatkan betapa berisikonya membuka jendela kendaraan ketika berada di dekat satwa liar, khususnya harimau yang termasuk kelompok satwa karnivora.
Aksi Pengunjung Taman Safari Bogor Tuai Kecaman Warganet
Setelah video itu viral, sejumlah warganet melontarkan kritik terhadap aksi pengunjung tersebut. Mereka menilai pengunjung seharusnya mematuhi aturan keselamatan yang berlaku selama mengikuti Safari Journey.
Sebagian warganet bahkan meminta pengelola mengambil tindakan terhadap pengunjung yang melanggar aturan.
“Bisa lapor Taman Safari enggak tuh buat diblacklist?” tulis akun @afi****a.
“Blacklist aja tuh. Udah ada imbauan tapi enggak mau baca,” tulis akun @aan****s**.
Warganet lainnya juga menyoroti kemungkinan terjadinya kondisi darurat saat jendela mobil dalam keadaan terbuka.
“Itu gimana kalau tiba-tiba kuncinya mati? Jendelanya enggak bisa menutup, bahaya banget,” tulis akun @adr*e.
Sorotan tersebut muncul karena pengunjung berada dalam kendaraan yang berdekatan dengan satwa liar. Kesalahan kecil, seperti membuka kaca kendaraan, dapat meningkatkan risiko yang tidak diinginkan.
Taman Safari Larang Pengunjung Buka Kaca di Area Satwa Karnivora
Taman Safari Indonesia memiliki aturan keselamatan bagi pengunjung yang mengikuti Safari Journey. Salah satu aturan tersebut melarang pengunjung membuka jendela mobil maupun sunroof ketika kendaraan berada di area satwa karnivora.
Selain itu, pengunjung juga tidak diperbolehkan turun dari kendaraan selama perjalanan Safari Journey.
Pengecualian berlaku dalam kondisi tertentu, seperti saat pengunjung menggunakan fasilitas toilet atau mengikuti program Feeding Giraffe.
Aturan tersebut bertujuan menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mengatur interaksi antara manusia dan satwa selama berada di kawasan safari.
Hingga informasi ini beredar, pihak Taman Safari Indonesia belum memberikan respons terkait video aksi salah satu pengunjung yang membuka kaca mobil di area harimau tersebut.
Peristiwa itu pun menjadi pengingat bagi seluruh pengunjung untuk mematuhi aturan keselamatan selama berada di kawasan wisata satwa. Keinginan merekam atau mengambil gambar tidak seharusnya mengabaikan aturan yang telah ditetapkan, terutama ketika berhadapan langsung dengan satwa liar di area Safari Journey.














Komentar