37 Unit Alsintan Diserahkan di Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Modernisasi Pertanian

Berita, Daerah64 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFOSebanyak 37 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Ciamis, Senin (21/9/2026). Bantuan tersebut berasal dari aspirasi Dr. Hj. Rina Sa’adah, Lc., M.Si. dan berlangsung di Aula Kantor Pertanian Ciamis.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, jajaran Forkopimda, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis Ap Ape Ruswanda, SP.

Bantuan alsintan itu terdiri dari 12 unit traktor dan 25 unit pompa air. Selanjutnya, sebanyak 37 kelompok tani menerima bantuan untuk mendukung kegiatan pertanian di wilayah Kabupaten Ciamis.

37 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ap Ape Ruswanda, SP., menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan 37 unit bantuan.

“Adapun jenis bantuan yang disalurkan 37 unit, di antaranya 12 unit traktor dan 25 unit pompa air, untuk 37 kelompok tani penerima,” ujar Ap Ape Ruswanda.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian. Selain itu, petani dapat menggunakan alat dan mesin tersebut untuk mengolah lahan serta memenuhi kebutuhan pengairan.

Penyaluran alsintan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penggunaan teknologi di sektor pertanian. Karena itu, modernisasi perlu berjalan agar petani dapat meningkatkan efektivitas produksi.

Bupati Herdiat Sambut Rina Sa’adah

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi atas kedatangan dan dukungan Rina Sa’adah kepada masyarakat Ciamis.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, Herdiat menyampaikan ucapan selamat datang kepada Rina Sa’adah. Ia menilai bantuan sektor pertanian tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Herdiat menyebut Rina Sa’adah sudah beberapa kali datang ke Ciamis untuk memberikan dukungan kepada masyarakat.

Kemudian, ia meminta kelompok tani penerima memanfaatkan alsintan dengan sebaik-baiknya.

“Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya,” pesan Herdiat kepada para penerima manfaat.

Dorong Modernisasi Pertanian

Herdiat mengatakan sektor pertanian perlu terus melakukan modernisasi. Menurutnya, mesin pertanian dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap tenaga manusia dalam sejumlah proses produksi.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dan mesin pertanian dapat membantu petani menghadapi berbagai tantangan produksi.

“Harus mengurangi ketergantungan kepada tenaga manusia. Harus modernisasi dengan tenaga mesin sehingga membantu memudahkan,” kata Herdiat.

Ia berharap bantuan alsintan tidak hanya menjadi fasilitas tambahan bagi kelompok tani. Sebaliknya, kelompok tani harus menggunakan alat tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Kualitas Pertanian Perlu Terus Ditingkatkan

Herdiat juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sektor pertanian di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, petani perlu menghasilkan produk pertanian dengan kualitas yang semakin baik. Dengan demikian, peningkatan kualitas dapat membantu menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Harus mampu meningkatkan kualitas pertanian, harus lebih baik,” ujarnya.

Selanjutnya, Herdiat berharap peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian dapat membantu petani menghadapi perubahan harga hasil panen.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga harga gabah dan beras agar tidak merugikan petani ketika masa panen tiba.

“Sehingga kita mampu bertahan harga panen, supaya harga gabah dan beras tidak anjlok,” katanya.

Alsintan Diharapkan Perkuat Produksi Petani

Penyerahan 37 unit alsintan tersebut memberikan dukungan kepada kelompok tani untuk menjalankan produksi pertanian.

Dengan 12 unit traktor dan 25 unit pompa air, kelompok penerima dapat memanfaatkan peralatan sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis mendorong modernisasi pertanian agar sektor tersebut mampu menghadapi perubahan kebutuhan produksi dan tantangan tenaga kerja.

Dengan memanfaatkan alsintan secara optimal, petani dapat meningkatkan efisiensi kerja, menjaga kualitas hasil pertanian, serta memperkuat keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Ciamis.

fauzi

Komentar