Apel Kebangsaan Jabar di Monumen Perjuangan, Polda Jabar dan Forkopimda Teguhkan Komitmen Persatuan

Berita, Nasional299 Dilihat

BANDUNG, GALUH.INFO – Polda Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat menggelar Apel Kebangsaan Jawa Barat di Monumen Perjuangan, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Jawa Barat.

Apel juga ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Kebangsaan. Para pimpinan daerah dan peserta menyatakan komitmen untuk menjaga persatuan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan masyarakat di Jawa Barat.

Monumen Perjuangan Jadi Lokasi Deklarasi Kebangsaan

Rangkaian Apel Kebangsaan Jawa Barat dimulai dengan masuknya komandan apel ke lapangan. Setelah itu, jajaran pimpinan daerah hadir di lokasi, termasuk Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, serta Pangdam III/Siliwangi yang pada kegiatan tersebut diwakili Kasdam III/Siliwangi selaku pimpinan apel.

Peserta kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah komandan apel menyampaikan laporan, pimpinan dan peserta melanjutkan rangkaian kegiatan dengan pembacaan Deklarasi Kebangsaan.

Perwakilan peserta juga ikut menandatangani deklarasi tersebut. Selanjutnya, pimpinan apel menyampaikan Pernyataan Kebangsaan sebagai penegasan terhadap pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

Rangkaian tersebut kemudian berlanjut dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Suasana kebangsaan semakin kuat ketika seluruh peserta menyatukan semangat untuk menjaga Jawa Barat tetap aman dan harmonis.

Kapolda Jabar Tekankan Pentingnya Sinergi

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa Deklarasi Kebangsaan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, deklarasi tersebut harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

“Deklarasi Kebangsaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen nyata seluruh elemen di Jawa Barat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas serta keamanan di Jawa Barat,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto.

Pernyataan tersebut menempatkan kolaborasi lintas lembaga sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Karena itu, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu membangun komunikasi serta koordinasi secara berkelanjutan.

Selain menjaga keamanan, sinergi tersebut juga memiliki peran dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang dapat memengaruhi ketertiban masyarakat.

Salam Kebangsaan Menggema dari Monumen Perjuangan

Pada penghujung apel, seluruh pimpinan dan peserta mengabadikan kegiatan melalui foto bersama. Mereka mengambil latar lambang Garuda dan Gedung Sate dari kawasan Monumen Perjuangan.

Para peserta kemudian menyuarakan salam kebangsaan, “Salam Presisi, Salam Jawara, Jabar Istimewa.”

Seruan tersebut menjadi simbol semangat bersama untuk menjaga Jawa Barat sekaligus memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat di bumi Pasundan.

Pemilihan Monumen Perjuangan sebagai lokasi kegiatan juga memberikan nuansa historis. Tempat tersebut menjadi ruang yang mengingatkan masyarakat terhadap perjuangan dan nilai kebangsaan yang perlu terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Warung Aspirasi dan Patroli Kota Diluncurkan

Setelah Apel Kebangsaan selesai, kegiatan berlanjut dengan peluncuran Warung Aspirasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang komunikasi dengan masyarakat.

Selain itu, Forkopimda Jabar juga melaksanakan pelepasan atau flag off Patroli Kota. Kegiatan tersebut bertujuan mendukung pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Patroli menjadi salah satu bentuk kehadiran aparat dalam menjaga situasi keamanan. Sementara itu, ruang aspirasi dapat membantu pemerintah dan aparat memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Apel Kebangsaan Jawa Barat tidak hanya menampilkan simbol persatuan. Kegiatan ini juga menguatkan koordinasi antarlembaga melalui komunikasi publik dan pemantauan keamanan.

Komitmen Bersama Menjaga Jawa Barat

Apel Kebangsaan Jawa Barat di Monumen Perjuangan menjadi momentum untuk memperkuat pesan persatuan di tengah dinamika masyarakat. Polda Jabar bersama Forkopimda menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui Deklarasi Kebangsaan, Warung Aspirasi, serta Patroli Kota, jajaran pemerintah dan aparat keamanan menunjukkan upaya menjaga hubungan dengan masyarakat sekaligus mempertahankan kondusivitas wilayah.

Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum apel. Sebaliknya, semangat kebangsaan perlu hadir dalam tindakan nyata melalui kerja sama, komunikasi, dan pelayanan kepada masyarakat Jawa Barat.

fauzi

 

Komentar