Diskominfo Ciamis Evaluasi Jaringan Intra Pemerintah, Perkuat Fondasi Pemerintahan Digital

Berita, Daerah67 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis memperkuat infrastruktur digital melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Evaluasi Jaringan Intra Pemerintah Tahun 2026.

Diskominfo menggelar kegiatan tersebut secara hybrid dari Kantor Diskominfo Kabupaten Ciamis dan melalui Zoom Meeting, Kamis (29/10/2026). Peserta berasal dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan, kelurahan, hingga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) se-Kabupaten Ciamis.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo mendorong setiap perangkat daerah meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan. Penguatan tersebut menjadi fondasi penting untuk memperlancar pertukaran data dan mendukung pemerintahan digital yang terintegrasi.

Diskominfo Tekankan Pentingnya Evaluasi Jaringan

Kepala Diskominfo Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, mengatakan pihaknya rutin menggelar bimtek setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur digital sekaligus memperkuat kemampuan perangkat daerah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.

Menurut Enda, evaluasi jaringan intra pemerintah berperan penting dalam menjaga kelancaran komunikasi dan pertukaran data antarperangkat daerah.

“Hal yang perlu kita soroti saat ini adalah bagaimana kondisi infrastruktur digital di Kabupaten Ciamis. Transformasi digital bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut kesiapan masyarakat dan bagaimana kita mengelola data agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Enda menjelaskan, transformasi digital membutuhkan dukungan berbagai aspek. Pemerintah tidak cukup hanya membangun infrastruktur jaringan, tetapi juga perlu menyiapkan masyarakat agar mampu beralih dari layanan konvensional menuju layanan digital.

Salah satu perhatian Diskominfo saat ini ialah rendahnya penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Enda menyebut capaian penggunaan IKD di Kabupaten Ciamis masih di bawah 10 persen.

Angka tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Karena itu, Enda mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis menggunakan IKD dan memberi contoh kepada masyarakat.

“Kami mendorong rekan-rekan ASN untuk menggunakan IKD. Harapannya, ASN dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan layanan digital di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Integrasi Data OPD Jadi Prioritas

Selain memperkuat jaringan dan penggunaan IKD, Enda menyoroti pentingnya pengelolaan serta integrasi data setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, setiap OPD perlu menyusun data secara sistematis, akurat, dan sesuai kebutuhan. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan data tersebut sebagai bahan perencanaan sekaligus dasar pengambilan kebijakan.

Enda mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi agar setiap OPD mampu menghubungkan data sesuai tugas dan bidang masing-masing.

“Bagaimana data yang dibuat oleh setiap OPD dapat kita orkestrasi, dikumpulkan sesuai dengan spesialisasi masing-masing, kemudian disusun menjadi data yang akurat dan bisa menjadi bahan perencanaan. Harapannya, kita bisa bergerak bersama menuju pemerintahan digital,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus terus mendorong transformasi digital meskipun menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

Dalam kondisi tersebut, setiap perangkat daerah perlu mengoptimalkan infrastruktur yang tersedia, memperkuat koordinasi, dan memanfaatkan teknologi secara tepat. Langkah ini penting agar pemerintah tetap mampu meningkatkan efektivitas kerja tanpa mengabaikan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Penguatan Jaringan Dukung Pelayanan Publik

Melalui Bimtek Pemanfaatan TIK dan Evaluasi Jaringan Intra Pemerintah Tahun 2026, Diskominfo Ciamis mengajak seluruh SKPD dan kecamatan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya evaluasi jaringan.

Kegiatan ini juga mendorong para pengelola teknologi informasi memperkuat koordinasi dan membangun keterpaduan sistem pemerintahan.

Dengan jaringan yang optimal dan data yang terintegrasi, setiap perangkat daerah dapat meningkatkan efektivitas kerja. Pemerintah Kabupaten Ciamis juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan pelayanan publik berbasis digital.

Transformasi digital pada akhirnya tidak hanya bergantung pada teknologi. Kesiapan aparatur, pengelolaan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat turut menentukan keberhasilannya.

UZI

Komentar