Komisi IV DPR RI Pantau Penyaluran Bantuan Beras di Cikoneng, Pastikan Tepat Sasaran

Berita, Daerah76 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Penyaluran bantuan pangan komoditas beras kepada masyarakat berlangsung di Aula Desa Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Senin, 21 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dipantau Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, Lc., M.Si. Ia menekankan pentingnya penyaluran bantuan pangan yang tepat sasaran sekaligus memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat tetap baik.

Menurut Rina, bantuan pangan kali ini diberikan untuk periode Juli, Agustus, dan September. Setiap penerima memperoleh total sekitar 30 kilogram beras.

“Bantuan ini untuk tiga bulan, periode Juli, Agustus, dan September. Jadi, berjumlah sekitar 30 kg untuk penerima bantuan 800 penerima,” ujar Rina.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, penyaluran juga diharapkan tepat sasaran sehingga warga yang telah ditetapkan sebagai penerima tidak kehilangan haknya.

Komisi IV Pantau Kualitas Beras

Rina mengatakan Komisi IV DPR RI terus melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek pangan. Pengawasan tersebut mencakup produksi, harga hingga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.

Ia menyebut kualitas beras yang diterima masyarakat dalam penyaluran di Cikoneng tergolong baik.

“Alhamdulillah kualitasnya bagus sehingga masyarakat juga tidak ada komplain terkait kualitas beras,” katanya.

Menurutnya, kualitas bantuan pangan perlu dipertahankan. Masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan yang tepat sasaran, tetapi juga komoditas pangan yang layak untuk dikonsumsi.

Ia juga mengingatkan agar pihak terkait terus menjaga kualitas beras dalam setiap penyaluran berikutnya.

Warga Berharap Bantuan Minyak Goreng Kembali Disalurkan

Dalam kesempatan tersebut, Rina juga menyampaikan adanya aspirasi masyarakat mengenai bantuan minyak goreng.

Sebelumnya, sebagian masyarakat pernah menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng. Namun, untuk periode Juli, Agustus, dan September, bantuan yang disalurkan berupa beras.

“Dulu dapat minyak, sekarang hanya beras saja,” kata Rina menyampaikan aspirasi warga.

Ia menjelaskan bahwa jenis bantuan tersebut mengikuti kebijakan pemerintah untuk periode penyaluran saat ini.

Meski demikian, Komisi IV DPR RI akan mendorong agar bantuan pada periode selanjutnya dapat kembali mencakup minyak goreng.

“Kami coba dorong dari Komisi IV supaya bantuan selanjutnya harus dengan minyaknya,” ujarnya.

Bantuan Beras Dinilai Penting untuk Kebutuhan Pokok

Rina memahami bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya terbatas pada beras. Namun, menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan pokok tetap menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memberikan bantuan sosial.

Ia berharap bantuan pangan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan mereka memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok secara layak.

“Memang kebutuhan masyarakat tidak hanya di beras saja. Kami mengerti, kami paham, tetapi kami melihat sekarang yang menjadi konsen pemerintah itu bagaimana makanan pokoknya bisa tercukupi, bisa mendapatkan akses yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Penyaluran bantuan pangan di Cikoneng tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat sesuai sasaran. Pada hari yang sama, kegiatan juga dilanjutkan dengan agenda Dinas Pertanian untuk penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian kepada masyarakat.

fauzi

Komentar