Kronologi Pria Diduga Curi Ayam Aduan Tewas Dikeroyok Massa di Bali, Tangisan Anak Korban Viral

Berita, Daerah36 Dilihat

TABANAN, GALUH.INFO – Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial KD di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi perhatian publik. Kasus ini ramai diperbincangkan setelah video yang memperlihatkan tangisan anak korban saat jenazah tiba di rumah duka beredar luas di media sosial.

Polisi kini menyelidiki dua dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut, yakni dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Dugaan Pencurian Berujung Aksi Pengeroyokan

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 WITA. Berdasarkan keterangan kepolisian, warga memergoki KD yang diduga hendak mencuri ayam aduan milik I Wayan Adi Suteja (31).

Warga kemudian mengejar korban. Situasi berubah menjadi aksi pengeroyokan yang mengakibatkan KD meninggal dunia di lokasi.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengatakan kemarahan warga dipicu maraknya kasus kehilangan ayam aduan di wilayah tersebut.

“Warga emosi karena sedang marak kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut, pengeroyokan terhadap terduga pelaku sampai meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Wiwik, Minggu (26/7/2026).

Selain mengeroyok korban, massa juga membakar sepeda motor yang diduga digunakan KD hingga hangus.

Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah tidak bernyawa.

“Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati KD telah meninggal dunia,” tambah Wiwik.

Polisi Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Penyidik menyita sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, sejumlah uang tunai, dan seekor ayam yang ditemukan di lokasi.

Selain itu, penyidik juga mendalami informasi mengenai maraknya kehilangan ayam aduan di wilayah tersebut.

Kapolsek Baturiti Kompol Nyoman Darsana mengatakan penyidik menangani dua perkara secara bersamaan.

“Penyidik menangani dua dugaan tindak pidana sekaligus, ada dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia,” ujar Darsana.

Polisi masih memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kronologi secara lengkap.

Video Tangisan Anak Korban Viral

Peristiwa ini semakin menyita perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan anak korban menangis histeris beredar di media sosial.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut ialah @infojawabarat pada Minggu (26/7/2026).

Dalam keterangannya, akun itu menulis:

“Di balik pemberitaan tentang dugaan pencurian dan aksi pengeroyokan, ada sebuah keluarga yang kini harus menjalani hidup tanpa sosok ayah.”

Video itu telah ditonton ratusan ribu kali dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet.

Rekaman tersebut memperlihatkan anak korban memanggil ayahnya sambil menangis ketika jenazah tiba di rumah duka.

“Bapak… bapak…” teriak anak korban sambil dipeluk dan ditenangkan keluarga.

Warganet Soroti Aksi Main Hakim Sendiri

Video tersebut memicu beragam komentar dari pengguna media sosial. Sebagian menyayangkan dugaan pencurian, sementara sebagian lainnya mengkritik aksi main hakim sendiri yang berujung hilangnya nyawa seseorang.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya menyelesaikan setiap dugaan tindak pidana melalui proses hukum. Aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan menentukan pertanggungjawaban pidana sesuai aturan yang berlaku.

Hingga kini, polisi masih melanjutkan penyelidikan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

fauzi

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar