Sopir Alphard Viral Rusak Motor Ojol di Bintaro, Polisi Selidiki Kasus dan Pelaku Minta Maaf

Berita, Daerah267 Dilihat

JAKARTA, GALUH.INFO – Aksi seorang sopir Toyota Alphard yang merusak sepeda motor milik pengemudi ojek online atau ojol di Jalan Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, memicu kemarahan publik di media sosial.

Video insiden tersebut memperlihatkan pengemudi mobil mewah itu mengamuk di hadapan seorang driver ojol. Sang sopir diduga tidak terima setelah motor korban dituding menyerempet kendaraan yang dikemudikannya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian spion.

Dalam rekaman yang beredar, sopir Alphard tampak meluapkan kemarahannya dengan menggunakan batu bata. Ia kemudian menghantam bagian depan sepeda motor milik korban hingga mengalami kerusakan.

Aksi itu semakin menyita perhatian warganet karena korban terlihat pasrah. Driver ojol tersebut bahkan tampak menyodorkan tangan dan berusaha meminta maaf kepada pengemudi Alphard. Namun, sopir tersebut mengabaikan upaya korban dan tetap melampiaskan emosinya.

Kini, pihak kepolisian mulai menyelidiki peristiwa tersebut. Polsek Pesanggrahan juga mengungkap kronologi awal berdasarkan laporan yang diterima terkait insiden pengrusakan motor driver ojol itu.

Polisi Dalami Identitas dan Kepemilikan Toyota Alphard

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk kepemilikan mobil Toyota Alphard yang terlibat dalam peristiwa itu.

Menurut Alam, kendaraan tersebut merupakan mobil milik sebuah perusahaan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui seluruh fakta dalam peristiwa tersebut.

“Itu mobil perusahaan, mobil itu atas nama perusahaan lagi kami dalami dulu. Ada keserempet mobil itu kena spion,” kata Alam dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika pengemudi Alphard diduga tidak menerima kendaraannya tersenggol motor milik korban. Perselisihan kemudian berujung pada aksi pengrusakan terhadap sepeda motor driver ojol.

“Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya,” tambahnya.

Penyelidikan tersebut menjadi sorotan setelah video aksi pengrusakan motor itu menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari publik.

Sopir Alphard Datangi Rumah Korban untuk Minta Maaf

Di tengah proses penyelidikan, sopir Alphard yang videonya viral itu kemudian mendatangi kediaman driver ojol. Kedatangannya bertujuan meminta maaf atas tindakan yang telah dilakukannya terhadap korban.

Dalam video klarifikasi yang beredar, pelaku menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor korban. Ia juga menawarkan untuk menanggung seluruh biaya perbaikan, baik korban memilih membawa motor ke bengkel maupun memperbaikinya sendiri.

“Kerusakan motor nanti saya akan ganti nanti ke bengkel mana atau memang bapak mau benerin sendiri terserah saya tanggung jawab. Saya mohon maaf,” kata sopir Alphard dalam video klarifikasinya.

Pelaku juga mengaku tidak datang sekadar untuk memberikan klarifikasi. Ia menyatakan ingin menyelesaikan persoalan tersebut secara langsung dengan korban.

“Kalau saya nggak niat minta maaf ngapain saya kemari, soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas,” imbuhnya.

Driver Ojol Dituduh Menyebabkan Mobil Alphard Lecet

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, insiden itu bermula ketika Toyota Alphard bergerak ke arah kiri saat hendak berbelok. Pada saat bersamaan, posisi sepeda motor driver ojol disebut berada cukup dekat dengan kendaraan tersebut.

Situasi itu membuat motor korban berada dalam posisi terjepit. Sopir Alphard kemudian menuding kendaraan roda dua tersebut menyebabkan goresan pada mobilnya, termasuk di bagian spion.

Namun, korban mengaku tidak menemukan kerusakan pada kendaraan roda empat itu. Meski demikian, persoalan tersebut telanjur memicu kemarahan pengemudi Alphard hingga berujung pada aksi pengrusakan.

Sopir Alphard selanjutnya berdalih bahwa masalah pribadi yang tengah dihadapinya memicu tindakan emosional tersebut. Ia mengklaim datang ke rumah korban untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan sekaligus mengganti kerusakan pada sepeda motor, termasuk lampu depan yang pecah.

Meski pelaku telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan siap bertanggung jawab, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lanjutan mengenai perkembangan proses hukum. Polisi juga belum merinci kerugian yang dialami korban maupun langkah berikutnya dalam penanganan kasus tersebut.

FAUZI

Komentar