Tabligh Akbar Hari Santri 2026 di Ciamis, FSPP Serukan Persatuan dan Peran Strategis Santri

Berita, Daerah85 Dilihat

CIAMIS,GALUH.INFO — Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis menyerukan penguatan persatuan umat dan peningkatan peran santri dalam pembangunan bangsa melalui Tabligh Akbar Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-alun Ciamis, Jumat (23/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua penceramah nasional, Prof. KH Abdul Somad Batubara dan Dr. KH Das’ad Latif. Kehadiran keduanya menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani nilai perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ketua FSPP Kabupaten Ciamis, KH Nonop Hanafi, menegaskan bahwa persatuan menjadi modal penting untuk membangun umat dan memajukan daerah. Menurutnya, perbedaan organisasi, pesantren, maupun latar belakang tidak seharusnya menghalangi masyarakat untuk bekerja sama.

“Kita boleh berbeda pesantren, kita boleh berbeda hormat, tetapi Ciamis ingin memberikan contoh kepada dunia Islam bahwa tidak ada kemajuan tanpa persatuan,” ungkap Nonop.

Ia menilai keterlibatan berbagai unsur organisasi Islam dalam Tabligh Akbar menunjukkan bahwa masyarakat dapat menyatukan perbedaan melalui semangat kebersamaan dan tujuan membangun umat.

FSPP Ciamis Ingatkan Sejarah Perjuangan Santri

Nonop juga mengingatkan besarnya kontribusi pesantren dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia. Sejak sebelum kemerdekaan, pesantren berperan sebagai pusat pendidikan, pembentukan akhlak, pengembangan kemandirian, dan kepemimpinan masyarakat.

Menurutnya, ulama dan santri turut mengambil bagian dalam perjuangan melawan penjajahan. Semangat tersebut perlu diteruskan oleh generasi sekarang melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan diplomasi.

“Santri tidak boleh menjadi penonton sejarah. Santri harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan diplomasi tanpa kehilangan akar spiritualnya,” tegasnya.

Pesan tersebut menekankan bahwa santri perlu meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi perkembangan zaman. Penguasaan ilmu dan keterampilan harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak serta nilai-nilai keislaman yang tumbuh di lingkungan pesantren.

Nonop berharap Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan bangsa.

Herdiat Sunarya Apresiasi Kehadiran Dua Ulama Nasional

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, turut mengapresiasi penyelenggaraan Tabligh Akbar yang menghadirkan dua ulama nasional dalam satu panggung. Ia menyebut kesempatan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua, warga masyarakat Kabupaten Ciamis. Kesempatan yang sangat langka, dua ustaz nasional malam ini bersama kita dalam satu panggung,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, Herdiat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap tausiyah yang disampaikan para penceramah membawa keberkahan dan menjadi pedoman kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Herdiat juga mengajak para santri untuk terus mengembangkan kemampuan, memiliki cita-cita tinggi, dan mengambil bagian dalam memajukan Indonesia.

Menurutnya, generasi santri perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai agama dan tradisi pesantren.

Hari Santri Jadi Momentum Memperkuat Kontribusi bagi Bangsa

Tabligh Akbar Hari Santri Nasional 2026 menjadi salah satu ruang silaturahmi bagi masyarakat, ulama, santri, dan berbagai unsur organisasi Islam di Kabupaten Ciamis.

Melalui kegiatan tersebut, FSPP Ciamis berharap semangat persatuan semakin kuat. Santri juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman.

Penguatan persatuan menjadi penting agar perbedaan tidak menghambat kerja sama dalam kehidupan sosial. Sementara itu, peningkatan kapasitas santri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan diplomasi diharapkan membuka peluang bagi mereka untuk berkontribusi lebih luas.

Pesan yang disampaikan dalam Tabligh Akbar tersebut menegaskan bahwa peran santri tidak hanya berkaitan dengan pendidikan agama. Santri juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam berbagai bidang pembangunan, sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, FSPP Kabupaten Ciamis mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan menjadikan nilai perjuangan para pendahulu sebagai inspirasi untuk membangun daerah serta Indonesia.

uzi

Komentar