Bupati Herdiat Luncurkan Aplikasi Aset Penjaga Pangan untuk Perkuat Digitalisasi Aset Daerah

Pemkab Ciamis Percepat Digitalisasi Pengelolaan Aset

Berita, Daerah44 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan aset daerah melalui peluncuran Aplikasi Aset Penjaga Pangan, Kamis (30/7/2026). Inovasi tersebut membantu pemerintah memetakan aset secara akurat sekaligus mendukung pembangunan dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis.

Aplikasi itu berfungsi sebagai bank data sekaligus peta digital sebaran aset milik Pemerintah Kabupaten Ciamis yang tersebar di 27 kecamatan. Kehadiran sistem tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas pengelolaan aset sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis data.

Inovasi BPKD Perkuat Tata Kelola Aset Daerah

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis, Mar Diyana Yusuf, menggagas Aplikasi Aset Penjaga Pangan sebagai bagian dari aksi perubahan untuk memperkuat tata kelola aset pemerintah daerah.

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, pemerintah membutuhkan data aset yang lengkap, akurat, dan terintegrasi agar mampu menyusun kebijakan pembangunan secara lebih efektif.

“Saya sangat mengapresiasi lahirnya aplikasi ini. Ada yang mulai menginisiasi pendataan aset pemerintah daerah, khususnya aset tidak bergerak yang memiliki nilai strategis bagi pemerintah,” ujar Herdiat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mencatat seluruh aset secara lengkap agar setiap keputusan pembangunan memiliki dasar data yang kuat.

Aplikasi Permudah Pemanfaatan Aset Strategis

Herdiat menjelaskan, Aplikasi Aset Penjaga Pangan akan memudahkan pemerintah mengidentifikasi lahan pertanian, aset strategis, serta potensi pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital akan mempercepat proses pencarian data, meningkatkan akurasi informasi, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

“Kalau seluruh aset pemerintah dapat dimuat dalam aplikasi ini, tentu akan menjadi langkah yang luar biasa. Pemanfaatan teknologi digital akan membuat pengelolaan aset menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis juga berharap digitalisasi tersebut mampu mencegah aset daerah terbengkalai sehingga seluruh aset dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pendataan Aset Masih Hadapi Tantangan

Herdiat mengakui proses pendataan aset tidak berjalan mudah. Pemerintah harus mengelola ribuan aset yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Selain itu, beberapa aset masih berada dalam penguasaan masyarakat. Pemerintah juga masih harus menata dan memperbarui data aset di sektor pendidikan agar seluruh informasi benar-benar valid.

Karena itu, Herdiat meminta seluruh perangkat daerah berkomitmen memperbarui data secara berkala agar aplikasi selalu menyajikan informasi yang akurat dan relevan.

Bupati Dorong Percepatan Sertifikasi Aset

Selain memperkuat digitalisasi, Herdiat juga mendorong percepatan sertifikasi seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Ciamis. Langkah tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi aset daerah untuk generasi mendatang.

“Kita tidak boleh mewariskan masalah terkait aset kepada generasi berikutnya. Karena itu, aset-aset pemerintah harus segera disertifikasi agar memiliki kepastian hukum dan terlindungi,” tegasnya.

Ia berharap seluruh perangkat daerah memanfaatkan Aplikasi Aset Penjaga Pangan secara optimal sehingga pengelolaan aset semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, sistem digital tersebut akan memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung pembangunan daerah dan ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis.

fauzi

Komentar